1 tahun disway

3 Maret Hari Satwa Liar Sedunia, Ini Daftar Hewan yang Terancam Punah di Indonesia

3 Maret Hari Satwa Liar Sedunia, Ini Daftar Hewan yang Terancam Punah di Indonesia

3 Maret diperingati sebagai Hari Satwa Liar Sedunia--

Oleh karena itu, melindungi habitat satwa liar berarti secara tidak langsung sedang menjaga kualitas lingkungan yang ditinggali oleh manusia itu sendiri.

Selain manfaat ekologis, kelestarian satwa liar juga memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan ekonomi melalui sektor ekowisata.

BACA JUGA:Brekout Tiba-Tiba Muncul? Ini Tips Efektif untuk Mengatasinya

Banyak rahasia pengobatan dan teknologi yang terinspirasi dari mekanisme biologis satwa liar. Kehilangan satu spesies berarti kehilangan satu kesempatan bagi ilmu pengetahuan untuk berkembang di masa depan.

Daftar Satwa dengan Status Populasi Kritis di Indonesia

Berdasarkan data dari Statistik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2017, Indonesia memiliki sejumlah satwa ikonik yang populasinya berada pada angka yang sangat mengkhawatirkan.

Beberapa spesies menunjukkan angka yang sangat sedikit, menandakan urgensi perlindungan yang sangat tinggi di habitat aslinya. Berikut adalah beberapa data populasi satwa yang terancam punah tersebut:

BACA JUGA:Hua Yi CLC Malang Gelar Festival Budaya Cap Gomeh Dirangkai Bedah Buku Dahlan Iskan, Buka Booth Halal-Nonhalal

  • Harimau Sumatera: 68 ekor
  • Gajah Sumatera: 362 ekor
  • Badak:80 ekor
  • Banteng: 270 ekor
  • Owa: 492 ekor
  • Orang utan: 1890 ekor
  • Bekantan: 1365 ekor
  • Komodo: 5954 ekor
  • Jalak bali: 39 ekor
  • Maleo: 1204 ekor
  • Babi rusa: 616 ekor
  • Anoa: 471 ekor
  • Elang: 82 ekor
  • Tarsius: 82 ekor
  • Monyet hitam Sulawesi: 63 ekor

Melindungi satwa liar adalah tanggung jawab moral yang harus dipikul bersama oleh seluruh lapisan masyarakat dunia. Data populasi yang rendah menjadi alarm keras bahwa tindakan perlindungan dan pemulihan habitat tidak bisa lagi ditunda.

BACA JUGA:Kabar dari Muthawif Umrah di Saudi di Tengah Perang Iran, Jemaah RI Tertunda Pulang, Malah Genjot Ibadah

Masa depan biodiversitas bumi berada di tangan kebijakan yang diambil hari ini dan kesediaan masyarakat untuk mengubah gaya hidup yang merusak alam.

Dengan memberikan ruang bagi satwa untuk hidup berdampingan, manusia sedang memastikan bahwa harmoni alam tetap terjaga demi masa depan yang lebih hijau.

Keindahan satwa liar adalah warisan yang tak ternilai, yang harus tetap ada agar anak cucu kita dapat menyaksikannya secara nyata, bukan sekadar melalui catatan sejarah.

Sumber: berbagai sumber