Wujud Ngalam Ngopeni, Pemkot Malang Siapkan Jaminan Sosial bagi Lansia
Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang menyerahkan SK Pelantikan Pengurus Forum Karang Werda Kota Malang yang baru kepada Ketua Forum Karang Werda, Wasto, usai pelantikan pengurus baru tersebut, Senin (5/5)--malangkota.go.id
SUKUN, DISWAYMALANG.ID--Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Dinsos P3AP2KB Kota Malang Donny Sandito mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berkomitmen untuk memberikan jaminan sosial bagi warga lanjut usia (lansia).
Komitmen ini merupakan wujud dari program unggulan Dasa Bakti. Khususnya program Ngalam Tahes, Ngalam Ngopeni dan Ngalam Santun.
“Ini adalah program unggulan Wali Kota Malang yang mencakup berbagai bidang yang salah satunya menyentuh kesejahteraan sosial dan kesehatan lansia,” ujar Donny, saat memberi sambutan dalam kegiatan Pembinaan Karang Werda Kota Malang di Rumah Alam Jaya (RAJ) Sukun, Senin (5/5).
Di depan para lansia yang tergabung dalam Forum Karang Werda Kota Malang dan yang hadir dalam acara itu, Donny mengatakan, Pemkot Malang berkomitmen untuk selalu menjadi rumah yang nyaman dan aman bagi kelompok rentan, termasuk lansia. Bahkan Pemkot Malang telah memiliki Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 13 Tahun 2015 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.
Berdasarkan perda tersebut, jelas Donny, peningkatan kesejahteraan lansia ditujukan untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental. Serta, memberi perlindungan bagi lansia. "Sehingga Kota Malang yang ramah lansia dapat terwujud," katanya.
Lebih lanjut Donny menyebut, angka Harapan Hidup (AHH) di Kota Malang tercatat meningkat setiap tahun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, UHH Kota Malang pada tahun 2024 adalah 75,54.
Angka di atas lebih tinggi dari UHH Jawa Timur di angka 75,07 dan nasional 74,15. Sekaligus, hal ini menunjukkan bahwa kualitas pembangunan manusia di Kota Malang yang cukup baik.
Lansia SMART
Dalam kegiatan yang digelar juga untuk memperingati Hari Lansia itu, tim Dinsos P3AP2KB juga memberikan motivasi kepada para lansia. Para warga senior itu dimotivasi untuk menjadi lebih sehat, mandiri, aktif, produktif dan bermartabat (SMART).
Dalam kesempatan ini, dilakukan juga pelantikan pengurus Forum Karang Wreda 2025-2030 yang diketuai Drs. Wasto, S.H., M.H. Pengurus baru ini diharapkan menjadikan Karang Wreda di Kota Malang makin berdampak bagi masyarakat. Terutama untuk menjadi wadah berorganisasi dan bersosialisasi lansia.
“Harapan kami Karang Wreda ini dapat juga dapat merangkul berbagai organisasi lansia dengan tujuan bersama untuk meningkatkan angka harapan hidup di Kota Malang,” kata Donny.
Sementara itu, Ketua Forum Karang Wreda 2025-2030, Wasto mengajak seluruh pengurus dan anggota Karang Wreda untuk saling berkolaborasi untuk mewujudkan Lansia Kota Malang yang SMART.
”Kita ingin segala pikiran, tindakan, dan realisasi hubungan kita itu positif. Saya yakin di Karang Wreda ini kita bisa bertumbuh bersama dan lansia di Kota Malang ini makin sejahtera,” pungkas pria yang pernah menjabat Sekda Kota Malang ini.
Sumber: malangkota.go.id
