1 tahun disway

Amerika Serikat Jadi Pasar Ekspor Terbesar Kedua Indonesia, Ini Daftar Komoditas Unggulannya

Amerika Serikat Jadi Pasar Ekspor Terbesar Kedua Indonesia, Ini Daftar Komoditas Unggulannya

Ilustrasi Ekspor--pixabay

MALANG, DISWAYMALANG.ID-- Meski tensi perdagangan global memanas akibat kebijakan tarif resiprokal era Trump, Amerika Serikat tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu tujuan utama ekspor Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan GoodStats, pada kuartal pertama 2025, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke AS mencapai US$7,3 miliar (sekitar Rp 110 triliun) menjadikan negeri Paman Sam ity pasar ekspor terbesar kedua setelah China yang mencatatkan US$14 miliar (sekitar Rp225 triliun)

Khusus bulan Maret 2025, nilai ekspor nonmigas Indonesia ke AS sebesar US$2,6 miliar (sekitar Rp40 triliun)

Dibandingkan periode yang sama tahun lalu (US$6,3 miliar), terjadi lonjakan sebesar 20,06 persen. 

Dengan capaian ini, ekspor ke AS berkontribusi 11,6 persen terhadap total ekspor nonmigas nasional pada kuartal pertama tahun ini.

Selain AS dan China, India juga menjadi mitra dagang strategis dengan nilai ekspor mencapai US$4,28 miliar. 

Diikuti Jepang (US$3,52 miliar), Malaysia (US$2,98 miliar), Thailand (US$2,32 miliar), dan Singapura (US$1,89 miliar).

Utamanya Mesin dan Elektronik 

Dari sisi komoditas, ekspor terbesar ke AS berasal dari mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85) dengan nilai US$1,22 miliar atau sekitar 17 perseb dari total ekspor nonmigas ke negara tersebut.

Komoditas andalan lain meliputi alas kaki (HS 46), pakaian rajutan (HS 61), serta pakaian non-rajutan (HS 62).

Berikut daftar selanjutnya, komoditas Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat: 

  • Produk lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) senilai US$507,19 juta,
  • Perabotan dan alat penerangan (HS 49) sebesar US$410,48 juta,
  • Karet dan produk karet (HS 40) senilai US$397,61 juta, 
  • Ikan dan udang (HS 03) senilai US$287,34 juta.
  • Mesin dan peralatan mekanis (HS 84) sebesar US$244,5 juta,
  • Kakao dan olahannya (HS 18) dengan nilai US$235,94 juta.

Capaian ini memperlihatkan betapa pentingnya peran Amerika Serikat dalam menunjang ekspor Indonesia, sekaligus menegaskan ketergantungan tinggi Indonesia terhadap pasar Negeri Paman Sam.

Pakar Ekonomi UB Tanggapi Posisi AS Sebagai Mitra Dagang  Indonesia


Abdul Ghofar, SE., M.Si., DBA., Ak. Dekan FEB UB

Abdul Ghofar, SE., MSi, MAcc., DBA., Ak., CA., seorang ekonom dari Universitas Brawijaya, menyampaikan pandangannya terkait peran Amerika Serikat sebagai pasar ekspor utama kedua bagi Indonesia.

Menurut Ghofar, kebijakan tarif timbal balik sebesar 32 persen dengan tarif dasar baru 10 persen berpotensi membawa dampak besar terhadap stabilitas ekonomi dan dinamika perdagangan dalam negeri.

Sumber: tazqia disway