Memasuki Tri Hari Suci, Tapi Homesick Karena Ibadah Jauh Dari Keluarga? Ini Jalan Keluarnya!
Ilustrasi Rasa Homesick Saat Merayakan Trihari Suci Yang Biasanya Dilakukan Bersama Keluarga-pinterest-
MALANG, DISWAYMALANG.ID -- Biasanya, hari Kamis putih hingga Paskah l kalau di rumah penuh dengan aroma lilin gereja, baju rapi untuk misa, dan makanan enak buatan mama.
Tapi, saat merantau, semua itu berubah. Suasana jadi sunyi, hanya terdengar suara kicauan burung di kos.
Bagi mahasiswa Nasrani yang sedang jauh dari rumah, Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung, Paskah) yang lekat dengan perayaan bersama keluarga, bisa jadi momen yang paling memicu rasa homesick. Rindu rumah. Rindu keluarga. Rindu suasana yang hangat.
Kalau saat ini lagi merasakan hal yang sama, tenang, perasaan itu wajar banget.
Berikut sembilan langkah yang bisa bantu meredakan rasa rindu kampung halaman!
1. Validasi Perasaan, Jangan Dipendam
Langkah pertama: akui dulu kalau memang sedang kangen rumah. Tidak usah merasa lemah atau berlebihan. Wajar banget. Apalagi di momen sakral seperti ini, yang biasanya dirayakan bareng keluarga.
Kadang, cuma dengan mengakui ke diri sendiri, rasa sesaknya udah sedikit berkurang. Kalau memang pengin nangis, ya nangis saja. Itu bukan kelemahan, tapi bentuk rindu yang sangat manusiawi.
2. Video Call Sebelum dan Sesudah Misa
Kangen suasana misa bareng keluarga? Coba janjian buat video call setelah ibadah. Bisa juga sebelum misa, sekadar “selamat memperingati Jumat Agung” atau “Happy Easter”.
Wajah dan suara orang rumah bisa jadi obat paling ampuh buat mengurangi rasa sepi. Kalau bisa, minta kiriman foto suasana ibadah atau makanan Paskah di rumah.
3. Bikin Makanan Rumah Versi Sendiri
Kalau biasanya mama bikin pastel, sup ayam, atau kue Paskah, tidak ada salahnya bikin sendiri. Tidak harus sempurna. Yang penting, aromanya bisa membangkitkan kenangan.
Proses masaknya pun bisa bikin hati hangat. Apalagi kalau sambil memainkanl lagu-lagu rohani atau playlist keluarga.
Sumber: betterup
