Film Terbaru Netflix "The Life List", Rom-Com tapi Bisa Bikin Putus Pacar. Kok Bisa?

-Netflix-
MALANG, DISWAYMALANG.ID -- Romantic comedy atau rom-com biasanya bikin orang baper, tertawa, atau malah terinspirasi.
Tapi "The Life List" yang dibintangi Sofia Carson dan baru saja dirilis oleh Netflix justru punya efek samping unik: bikin beberapa penonton putus sama pacarnya!
Film ini bahkan dianggap lebih dari sekadar rom-com biasa—lebih dalam, lebih personal, dan mengajak penontonnya mempertanyakan hidup mereka sendiri!
1. Sebuah Daftar, Sebuah Kehidupan
Di dalam film ini, Sofia Carson berperan sebagai Alex Rose, perempuan muda yang kehilangan ibunya, Elizabeth (diperankan Connie Britton). Saat membaca surat wasiat, Alex terkejut karena ada satu syarat sebelum dia bisa menerima warisan: dia harus menyelesaikan semua hal dalam "life list"—daftar impian yang dia tulis waktu umur 13 tahun.
Dari mencoba stand-up comedy sampai "gila-gilaan di mosh pit", tantangan ini mengubah hidupnya. Tapi satu poin terakhir di daftar itu yang paling sulit: menemukan cinta sejati.
2. Pertanyaan yang Mengubah Hidup
Ternyata, ibunya tak hanya meninggalkan daftar, tapi juga beberapa pertanyaan kunci untuk menentukan apakah seseorang benar-benar "the one". Pertanyaannya simpel tapi mendalam: Apakah pasanganmu orang yang baik? Apakah dia membuatmu jadi versi terbaik dari dirimu? Bisakah kamu membayangkan dia sebagai orang tua dari anak-anakmu nanti?
Kelihatannya sederhana, tapi efeknya luar biasa. Beberapa penonton yang mengikuti uji coba film ini langsung mempertanyakan hubungan mereka—dan memutuskan hubungan setelahnya!
3. Efek Domino di Luar Layar
Sutradara Adam Brooks kaget dengan dampak filmnya. "Setiap selesai tes screening, saya selalu mendapat kabar ada yang putus atau mengubah jalan hidup mereka," ungkapnya. Tak hanya soal cinta, ada juga yang memutuskan resign dari pekerjaannya setelah menonton film ini.
4. Lebih dari Sekadar Rom-Com
"The Life List" bukan sekadar kisah cinta manis khas film rom-com. Ini adalah perjalanan mencari jati diri, berdamai dengan masa lalu, dan menghadapi ketakutan terbesar dalam hidup.
Ini tentang pertumbuhan pribadi, hubungan keluarga, dan keberanian menghadapi impian yang mungkin kita lupakan.
Sumber: entertaiment weekly