Per Maret 2025, 734.513 Guru Terima Tunjangan Lewat Transfer Langsung

Per Maret 2025, 734.513 Guru Terima Tunjangan Lewat Transfer Langsung

Kemendikdasmen salurkan tunjangan guru melalui mekanisme transfer langsung. (dok. Kemendikdasmen)--

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID-- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus menyalurkan tunjangan guru dengan skema transfer langsung. Skema terbaru ini semakin mempercepat proses penyaluran dibanding sebelumnya yang harus melalui pemerintah daerah dan cair per tiga bulan.

Pada triwulan pertama 2025 ini, sebanyak 734.513 guru telah menerima tunjangan sesuai dengan ketentuan. Lebih rinci, dari jumlah tersebut, 587.905 guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah, sedangkan 146.608 guru non-ASN.

Namun demikian, jumlah tersebut rupanya masih belum mencakup separuh dari total guru yang menjadi target sasaran.

"Sebanyak 587.905 guru ASN daerah atau sekitar 40 persen dari sasaran 1.476.964 guru telah menerima transfer langsung Tunjangan Guru," ungkap Kemendikdasmen dalam akun Instagram resmi @ditjen.gtk.kemdikbud, dikutip 31 Maret 2025.

Begitu pula dengan guru ASN yang masih menjangkau 37 persen. 71.166 guru di antaranya yang tersalurkan tersebut mulai mendapatkan tunjangan sebesar Rp2 juta per bulan sebagaimana telah diumumkan Presiden RI saat puncak Hari Guru Nasional 2024.

Faktor Mempercepat Penyaluran

Ia menjelaskan, terdapat tiga faktor utama yang bisa mempercepat proses penyaluran.

1. Kepedulian guru terhadap data yang dimiliki dengan melakukan pemutakhiran data pada Dapodik.

2. Guru aktif melakukan verifikasi dan validasi data rekening pada info GTK.

3. Kecepatan pemerintah daerah dalam merespons pengusulan SKTP bagi guru-guru yang datanya sudah valid.

"Proses penyaluran tunjangan bagi guru ASN daerah melalui mekanisme transfer langsung ke rekening masih terus berjalan. Meski belum seluruhnya tuntas, progresnya cukup menggembirakan," tuturnya.

Tak lupa diungkapkannya kabar baik, di mana sejumlah daerah menunjukkan kinerja positif dalam penyalurannya. "Beberapa di antaranya bahkan sudah tersalurkan kepada para guru mencapai 3 persen dari jumlah sasaran guru yang berhak menerima tunjangan," tandasnya.

5 Daerah dengan Penyaluran Tertinggi

Dari jumlah tersebut, terdapat lima daerah yang menjadi penerima tertinggi, di antaranya sebagai berikut.

1. Kabupaten Karang Asem (93%)

2. Provinsi Papua Selatan (92%)

Sumber: disway news network