1 tahun disway

Veda Ega Bikin Mugello Gempar, Hakim Danis Crash Usai Paksa Overtake di Tikungan Maut

Veda Ega Bikin Mugello Gempar, Hakim Danis Crash Usai Paksa Overtake di Tikungan Maut

Veda Ega bikin Mugello gempar usai tampil ganas di Moto3 Italia 2026, sementara Hakim Danish crash saat paksa overtake agresif.-Yt Rebel Cannhel-Yt Rebel Cannhel

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID – Nama Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan panas jelang Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello. Rider muda asal Gunung Kidul itu sukses membuat paddock Moto3 geger setelah menunjukkan performa luar biasa dalam sesi latihan bebas di lintasan legendaris Italia tersebut.

Veda Ega tampil sangat tenang namun agresif saat dibutuhkan. Pembalap Honda Team Asia itu bahkan disebut mulai membuat rival-rivalnya panik karena kemampuan late braking yang dinilai sudah berada di level pembalap dunia. Di sisi lain, rival utamanya dari Malaysia, Hakim Danish, justru mengalami crash cukup keras usai memaksakan overtake agresif di tikungan cepat Mugello.

Insiden tersebut langsung menjadi perbincangan hangat di media motorsport Asia dan Eropa. Banyak pengamat menilai duel Veda Ega dan Hakim Danish kini bukan lagi sekadar persaingan rookie biasa, melainkan pertarungan gengsi Asia Tenggara di panggung Moto3 2026.

Hakim Danish Crash di Tikungan Sandonato

Drama terjadi saat sesi latihan berlangsung di Tikungan Sandonato, salah satu area paling menakutkan di Sirkuit Mugello. Tikungan pertama itu terkenal memiliki karakter pengereman ekstrem setelah pembalap melaju dengan kecepatan lebih dari 240 km/jam di trek lurus utama.

Saat itu Hakim Danish terus membayangi motor Honda milik Veda Ega Pratama. Rider KTM asal Malaysia tersebut terlihat sangat agresif dan berusaha mencari celah untuk menyalip.

Namun upaya tersebut justru berujung petaka. Hakim Danish diduga terlambat melakukan pengereman atau late braking sehingga motornya kehilangan grip di bagian depan. Motor KTM miliknya langsung tergelincir ke area gravel dan mengalami kerusakan cukup parah.

Beruntung Danish tidak mengalami cedera serius. Meski begitu, gestur frustrasi terlihat jelas setelah dirinya bangkit dari gravel Mugello.

Crash tersebut memunculkan banyak spekulasi di paddock. Beberapa pengamat menilai tekanan besar untuk mengalahkan Veda Ega membuat Hakim Danish tampil terlalu memaksakan diri di lintasan yang sangat teknikal.

Veda Ega Justru Semakin Menggila

Sementara rivalnya terjatuh, Veda Ega justru tampil semakin solid sepanjang sesi. Pembalap berusia 17 tahun itu menunjukkan kematangan balap yang mulai menjadi ciri khasnya sepanjang musim Moto3 2026.

Veda terlihat sangat nyaman melibas sektor cepat Mugello, termasuk tikungan Arabiata yang terkenal ekstrem. Ia mampu menjaga racing line tetap rapi sambil membuka throttle secara agresif di titik keluar tikungan.

Gaya balap dingin dan presisi itu langsung menuai pujian dari komentator internasional. Bahkan beberapa media Eropa mulai menyebut Veda sebagai salah satu rookie paling menjanjikan musim ini.

Rumor ketertarikan tim besar pun mulai bermunculan. Sejumlah pemandu bakat dari pabrikan besar dikabarkan mulai serius memantau perkembangan rider Indonesia tersebut setelah performanya terus meningkat sejak awal musim.

Konsistensi Jadi Senjata Utama

Musim debut Veda Ega di Moto3 2026 memang berjalan mengejutkan. Meski belum meraih kemenangan Grand Prix, konsistensinya membuat ia kini mampu bertahan di papan atas klasemen sementara.

Hingga seri keenam, Veda sukses menembus lima besar klasemen Moto3 2026. Pencapaian itu terasa spesial karena ia mampu unggul atas beberapa pembalap yang sebenarnya sudah pernah memenangkan balapan musim ini.

Sumber: youtube rebel cannhel

Berita Terkait