Veda Ega Pratama Tertahan di P16, Jarak dengan 5 Besar Jadi Sorotan di Motegi
Veda Ega Pratama mengawali Moto3 Jepang 2026 di P16. Jarak dengan barisan depan menjadi pekerjaan berikutnya di Motegi.-Ig Veda Ega Pratama-Ig Veda Ega Pratama
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Veda Ega Pratama harus mengawali Moto3 Jepang 2026 dari posisi ke-16 setelah menyelesaikan FP1 di Sirkuit Motegi. Hasil tersebut menempatkan pembalap Honda Team Asia di luar 10 besar, sementara Ryusei Yamanaka, David Muñoz, Álvaro Carpe, Valentin Perrone, dan Maximo Quiles menguasai lima posisi teratas.
Posisi Veda menjadi salah satu catatan dari sesi pembuka tersebut. Ia memang sempat masuk P15, tetapi belum mampu mempertahankan posisi di kelompok atas sampai akhir latihan.
Lima Nama di Depan Veda
Ryusei Yamanaka menjadi pembalap yang paling menonjol dalam FP1. Rider Jepang itu berhasil mencatat waktu tercepat dan memimpin persaingan di lintasan kandangnya.
David Muñoz mengikuti dari posisi kedua. Álvaro Carpe kemudian mengisi tempat ketiga, disusul Valentin Perrone di posisi keempat.
Maximo Quiles melengkapi lima besar. Sementara David Almansa juga mampu masuk delapan besar.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa Veda masih harus melewati beberapa pembalap sebelum bisa masuk ke kelompok terdepan. P16 membuat pembalap Indonesia itu berada di tengah rombongan yang persaingannya sangat rapat.
Situasi tersebut juga memberikan gambaran mengenai tantangan Veda pada sesi selanjutnya. Peningkatan catatan waktu akan menjadi kunci jika ingin menggeser posisinya lebih dekat ke barisan depan.
Veda Belum Menemukan Posisi Aman
Sepanjang FP1, posisi Veda tidak sepenuhnya stabil. Ia sempat berada di P15, tetapi kemudian kembali tergeser setelah pembalap lain memperbaiki catatan waktunya.
Pada kelas Moto3, kondisi tersebut sangat mungkin terjadi karena persaingan waktu berlangsung ketat. Satu pembalap yang mencatat lap lebih cepat dapat langsung mengubah susunan posisi.
Veda akhirnya menutup sesi di P16. Hasil itu membuat Honda Team Asia masih memiliki pekerjaan untuk dilakukan sebelum memasuki sesi berikutnya.
Bagi Veda, konsistensi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Bukan hanya mampu mencatat satu lap cepat, tetapi juga mempertahankan performa agar bisa bertahan di kelompok yang lebih kompetitif.
Kondisi Honda Team Asia
Hasil FP1 juga belum sepenuhnya menguntungkan Honda Team Asia. Zen Mitani berada di posisi ke-20, sedangkan Hakim Danish menempati posisi ke-22 setelah mengalami kecelakaan.
Dengan demikian, Veda menjadi pembalap Honda Team Asia dengan posisi terbaik dalam sesi pembuka tersebut.
Catatan itu setidaknya menjadi modal bagi Veda untuk melanjutkan akhir pekan Moto3 Jepang 2026. Namun, posisi P16 juga memperlihatkan masih adanya jarak yang harus dikejar untuk mendekati kelompok teratas.
Sumber: yt sadryna evanalia


