Dinkes Kota Batu Perkuat Pengendalian DBD, Satukan Data Rumah Sakit dan Puskesmas Lewat Forum RAN
Kepala Dinas kesehatan Kota Batu Aditya Prasaja saat menyampaikan sambutan Forum Lintas Sektor Pengendalian DBD Terintegrasi Berdasarkan RAN 2026-2029 pada Kamis (6/8/2026)-Sholeh/Diswaymalang -
Berdasarkan diagnosis rumah sakit yaitu suspect 41 kasus, DB 69 kasus, DBD 13 kasus, DSS nihil. Sementara berdasarkan kriteria program yakni Suspect 50 kasus, DD 66 kasus, DBD 7 kasus, DSS nihil.
"Jadi ini yang saya sampaikan ada perbedaan dari rumah sakit dengan program," ujar Aditya.
Selain penyamaan data, forum tersebut juga membahas penguatan pencegahan. Salah satunya melalui optimalisasi sistem surveilans dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)
"Berikutnya adalah optimalisasi sistem surveilans pembasmian nyamuk dengan meningkatkan kapasitas petugas kesehatan lingkungan sebagai langkah menghadapi urbanisasi dan perubahan iklim," jelas Aditya.
Ia menambahkan, pertumbuhan penduduk dan pemukiman di Kota Batu yang sangat signifikan menjadi tantangan tersendiri. Kondisi ini berpotensi memperluas area perkembangbiakan nyamuk.
BACA JUGA:Malang Jadi Tuan Rumah LK III Badko HMI Jatim, Pemkot Siapkan Kolaborasi Cetak Pemimpin Muda
"Ini adalah hal yang banyak dari Kota Batu. Pertumbuhan penduduk kita, pemukiman kita sangat signifikan," katanya.
Aditya berharap forum ini menghasilkan kesepakatan bersama terkait tatalaksana klinis, penguatan program, dan rencana tindak lanjut yang konkret.
"Harapannya melalui pertemuan ini kita bisa mendapatkan bersama rencana tindak lanjut," pungkasnya. (adv)
Sumber:






