1 tahun disway

Sampah Itu Mulai Menjadi Berkah di Tangan Warga Desa Sumbergondo

Sampah Itu Mulai Menjadi Berkah di Tangan Warga Desa Sumbergondo

Juma'ati ketua TPS 3R Desa Sumbergondo di kandang unggas -panca rp-

BUMIAJI, DISWAYMALANG.ID--Masalah sampah adalah masalah perkotaan yang tidak mudah. Namun masalah itu akan terselesaikan jika di lingkungan Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Masyarakat desa tersebut kini mulai membuat ekosistem terkait persampahan. 

BACA JUGA:Panitia Kartini Power Run 2026 Gelar BukberRan, Ngaburit dengan Olahraga Lari Disambung Bukber

Warga melalui Tempat Pengolahan Sampah - Reuse, Reduce, Recycle (TPS 3R) kini mulai menata tempat pembuatan pupuk, ternak entok, ayam, lele, dan produksi magot untuk pakan ternak dan lele. “Ekosistem ini meski dalam proses awal mereka mampu menjalankannya,” kata Kades SUmbergondo Hadi Purwanto, Jumat (20/2).

Pergerakan masyarakat dengan TPS 3R sudah mulai menunjukkan hasilnya. Bukan berarti bersifat material atau finansial, namun pengolahan sampah dan manfaat sampah sudah mulai terlihat.

“Keuntungan bukan berarti finansial. Namun keuntungan berupa kebiasaan sosial seperti membuang sampah di sungai, sampai dengan memilah sampah dari rumah sudah timbul kesadaran untuk berperilaku positif,” papar Hadi, sapannya.

BACA JUGA: Ditargetkan 1-2 Bulan Lagi, Pengiriman 8.000 Pasukan RI ke Gaza

Saat ini di TPS 3R sudah memelihara ayam, entok, dan lele. "Pemeliharaan ini tujuannya mengurangi sampah. Dari sampah yang diolah menjadi magot, magotnya sebagai pakan hewan peliharaan," terangnya.

Pembenahan tempat sampah yang dijadikan pupuk sudah dilaksanakan. “Proses belajar dari praktik nyata akan menjadi ilmu tersendiri bagi pengurus TPS 3R,” ungkap Hadi.

BACA JUGA: Ditargetkan 1-2 Bulan Lagi, Pengiriman 8.000 Pasukan RI ke Gaza

Pengolahan sampah saat ini, menurutnya sudah 80 persen tertata, 20 persenya sambil jalan, "sebab yang 20 persen itu selalu ada masalah yang harus diselesaikan untuk menjadi sempurna," terang Hadi.

Saat ini, TPS 3R terbaik pada tahun 2024 yang diserahkan Juli 2025 ini, mulai mendapatkan bantuan dari pihak luar, seperi Universitas Negeri Malang yang membantu listrik energi surya dan angin, United Tractor memberi bantuan unggas dan lele.

BACA JUGA:Panitia Kartini Power Run 2026 Gelar BukberRun, Ngaburit dengan Olahraga Lari Disambung Bukber

Sumber: