1 tahun disway

Update Tragedi Ponpes Al Khoziny: Sudah 34 Jenazah Ditemukan, Ada 1 Potongan Tubuh

Update Tragedi Ponpes Al Khoziny: Sudah 34 Jenazah Ditemukan, Ada 1 Potongan Tubuh

Proses evakuasi korban reruntuhan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo pada Minggu (5/10/2025) dini hari. (dok. Basarnas Surabaya)--

 

SIDOARJO, DISWAYMALANG.ID – Jumlah korban tewas akibat ambruknya bangunan di Ponpes Al Khoziny Desa Buduran, Sidoarjo, terus bertambah. Hingga hari ketujuh evakuasi pada Minggu (5/10/2025) pukul 05.00 WIB, 34 santri dinyatakan meninggal dunia.

“Di hari keenam pencarian terdapat 11 korban dan 1 body part (potongan bagian tubuh) berhasil diekstraksi,” kata Direktur Operasi BNPB Laksamana TNI Yudhi Bramantyo, dinihari tadi.

Ekstraksi dalam konteks SAR berarti proses penyelamatan atau mengeluarkan korban dari situasi berbahaya atau sulit untuk dibawa ke tempat aman.

Satu body part yang ditemukan di Sektor A4 merupakan korban ke-30. Berupa bagian kaki kanan dari batas panggul hingga telapak kaki. Penyebab kondisi tubuh korban tidak utuh, menurut petugas, kemungkinan besar akibat terimpit material bangunan. Bukan karena penggunaan alat berat selama proses evakuasi.

Memasuki hari ketujuh, petugas terus bekerja secara optimal hingga dinihari. Per pukul 01.48 WIB, 8 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sektor A3.

“Proses evakuasi masih terus berlangsung. Pembersihan puing-puing difokuskan ke sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama,” jelas Yudhi.

Hingga pagi ini, total korban tercatat 138 orang, dengan rincian 104 orang selamat dan 34 orang meninggal dunia. Namun, baru 5 korban yang berhasil teridentifikasi. Sisanya masih dalam proses identifikasi di RS Bhayangkara Surabaya.

BACA JUGA:Kisah Santri Kedungkandang, Malang, Terjebak Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Panik Lihat Teman Kejang

Proses Evakuasi Mencapai 60 Persen

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit menyampaikan bahwa progres evakuasi puing bangunan Ponpes Al Khoziny telah mencapai sekitar 60 persen.

“Hampir seluruh bagian-bagian dari runtuhan di sektor A4 sudah hampir semuanya disingkirkan. Kemudian menuju tengah bagian A3 dan A2,” kata Nanang, Sabtu malam (4/10).

Tim SAR memperkirakan sebagian besar korban tertimbun di sektor A4, titik pusat runtuhan yang difungsikan sebagai musala. Di area inilah para santri diketahui sedang melaksanakan salat Ashar saat kejadian.

“Kami berharap bahwa penemuan korban berikutnya akan lebih banyak setelah itu memasuki di bagian tengahnya karena itu adalah bagian dari tengah-tengahnya bangunan mushala itu,” ucap Nanang.

BACA JUGA:6 Santri Kedungkandang, Malang, Jadi Korban Bangunan Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

 

Sumber: kompas.com