1 tahun disway

Diskopindag dan Bulog Gandeng Polresta Malang Kota Salurkan 48,5 Ton Beras Murah ke Lima Polsek

Diskopindag dan Bulog Gandeng Polresta Malang Kota Salurkan 48,5 Ton Beras Murah ke Lima Polsek

--

KEDUNGKANDANG, KOTA MALANG – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang bersama Perum Bulog memperkuat sinergi dengan Polresta Malang Kota dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri tahap kedua, Kamis (14/8). Sebanyak 48,5 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) diberangkatkan dari Mapolresta Malang Kota menuju lima Polsek jajaran.

Kepala Diskopindag Kota Malang dan perwakilan Bulog Kota Malang hadir langsung mendampingi Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, dalam pelepasan distribusi. Kehadiran mereka memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan tetap terjaga di wilayah Malang.

Peran Bulog menjadi krusial dalam program ini, yakni menyediakan beras SPHP dengan kualitas yang terjamin, sementara Diskopindag mengawal pendistribusian agar tepat sasaran. Beras SPHP dijual dengan harga Rp 55.000 per kemasan 5 kilogram—jauh di bawah harga pasar—sehingga mendapat sambutan positif dari warga.

“Beras SPHP yang kami salurkan tidak kalah kualitasnya dengan beras premium. Pasokan aman hingga akhir tahun, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar perwakilan Bulog.

BACA JUGA:Opsgab Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal, Tim Gabungan Amankan 6.767 Bungkus Rokok Ilegal

Diskopindag menegaskan, distribusi melalui jaringan Polsek memudahkan warga memperoleh beras murah tanpa harus mengantri di pasar atau menempuh jarak jauh. Strategi ini juga dianggap efektif untuk memotong rantai distribusi yang sering kali memicu kenaikan harga.

Kombes Pol Nanang Haryono menyampaikan bahwa GPM Polri merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Hingga tahap kedua ini, total 84,5 ton beras SPHP telah disalurkan di Kota Malang.

Menurut Diskopindag, program ini tidak hanya menjaga stabilitas pasokan dan harga, tetapi juga menjadi instrumen pengendalian inflasi daerah. “Kolaborasi pemerintah daerah, Polri, dan Bulog adalah kunci menjaga ketahanan pangan,” ujar Kepala Diskopindag Kota Malang.

Dengan distribusi yang cepat dan merata, GPM diharapkan dapat terus menekan harga beras di pasaran sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan. (ab)

Sumber: