Menguak Peta Kekuatan AI Dunia, Siapa yang Bakal Memimpin?
Ilustrasi perkembangan AI--pinterest
Sementara itu, India (74 perusahaan), Jerman (67 perusahaan), dan Prancis (59 perusahaan) menunjukkan taringnya sebagai kekuatan baru dalam ekosistem AI global.
India memanfaatkan kekuatan SDM-nya yang besar, terutama dari kalangan muda dan berbasis teknologi, serta ongkos produksi yang lebih efisien.
Sedangkan negara-negara Eropa cenderung mengembangkan AI dengan pendekatan yang beretika dan berkelanjutan untuk menarik minat investor yang berpandangan jangka panjang.
Tak ketinggalan, negara-negara seperti Korea Selatan, Kanada, Jepang, dan Singapura juga menunjukkan peran penting meski jumlah perusahaan barunya belum melebihi angka 60.
Namun, kebijakan pro-inovasi yang mereka dorong, ditambah investasi strategis di sektor publik dan industri, menunjukkan bahwa kawasan Asia-Pasifik terus mengukuhkan posisinya di peta persaingan AI global.
Sumber: goodstats
