Heboh Pelecehan Pasien oleh Dokter di Malang, Pihak RS Non Aktifkan Terduga Pelaku
Ketua Sub Komite Etika dan Disiplin Persada Hospital dr. Galih Endradita bersama Supervisor Humas Sylvia Kitty saat memberikan keterangan dalam konferensi pers, Jumat (18/4)--Antara
Dokter AY juga sempat menjenguk korban ketika masih diopname dan memeriksanya. "Dia cek mata, mulut, dan tiba-tiba dia keluarin stetoskopnya, bilang, 'buka bajunya.' (posisi aku pakai baju pasien yang bentuk kimono tali)," ungkapnya.
AY lantas menarik tali baju korban dan menaruh stetoskop di dada korban lebih lama dari biasanya. "Aku mulai tidak nyaman, tapi dokter itu bilang, 'sementar, saya lagi cek jantungnya.' Dia pindah lagi ke bagian PD kanan, jadi posisi baju benar-benar terbuka," lanjutnya.
Meski menunjukkan gestur tak nyaman dan ingin menutup kembali bajunya, AY justru mengeluarkan ponselnya dan mengarahkan ke tubuh korban.
Ketika itu AY mengaku membalas chat ke temannya, tetapi korban curiga tubuhnya difoto atau direkam dalam kondisi pakaian terbuka. (*)
Sumber:
