2 tahun Disway Malang

Hari Kendaraan Listrik Dunia 9 September: Sejarah EV dan Seberapa Ramai Pasarnya di Malang?

Hari Kendaraan Listrik Dunia 9 September: Sejarah EV dan Seberapa Ramai Pasarnya di Malang?

Hari Kendaraan Listrik Dunia 9 September, bagaimana pasarnya di Malang Raya? -ilustrasi: AI--

Salah satu diler mencatat sekitar 420 unit sepanjang 2025. Diler lainnya mencatat sekitar 40 unit dari dua model mobil listrik.

Namun, angka tersebut belum dapat disebut sebagai total penjualan mobil listrik seluruh Malang Raya. Tidak tersedia satu basis data publik yang menghimpun seluruh penjualan semua merek di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Karena itu, angka hampir 1.000 unit lebih tepat disebut sebagai gambaran penjualan sejumlah diler, bukan total populasi kendaraan listrik di Malang Raya.

SPKLU Malang Raya Sudah 56 Unit

Pertumbuhan pengguna kendaraan listrik juga diikuti pembangunan infrastruktur.

Hingga 2026, 56 unit SPKLU telah tersedia di Malang Raya. Jumlah ini mencakup berbagai titik pengisian yang tersebar di kawasan Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Sebagai pembanding, Jawa Timur pada awal 2026 memiliki 288 unit SPKLU di 152 lokasi.

Aktivitas pengisian daya di Malang Raya juga cukup tinggi. Rata-rata transaksi di jaringan SPKLU Malang Raya dilaporkan mencapai sekitar 800 transaksi per hari.

Kehadiran SPKLU menjadi faktor penting karena salah satu kekhawatiran calon pengguna mobil listrik adalah ketersediaan tempat pengisian baterai ketika melakukan perjalanan jauh.

Motor Listrik Pernah Meledak, Kini Melambat

Pasar kendaraan listrik roda dua memiliki cerita berbeda.

Berdasarkan data registrasi uji tipe, penjualan motor listrik nasional pada 2025 mencapai 55.059 unit. Angka itu turun 28,6 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 77.078 unit.

Sebelumnya, penjualan motor listrik meningkat tajam dari 17.198 unit pada 2022 menjadi 62.409 unit pada 2023 dan 77.078 unit pada 2024.

Turunnya penjualan 2025 salah satunya berkaitan dengan ketidakpastian insentif pembelian.

Di Malang, pasar motor listrik tetap bergerak. Sejumlah diler bahkan mencatat kenaikan penjualan pada 2026. Salah satu diler melaporkan penjualan meningkat sekitar 30 persen pada periode tertentu.

Sepeda Listrik Bukan Motor Listrik

Ada fenomena lain yang mulai terlihat di Malang, yakni semakin banyaknya sepeda listrik.

Kendaraan ini berbeda dengan sepeda motor listrik. Sepeda listrik umumnya digunakan untuk perjalanan jarak dekat dan memiliki karakteristik serta ketentuan berbeda dengan sepeda motor listrik yang masuk kategori kendaraan bermotor.

Sumber: diolah dari berbagai sumber

Berita Terkait