Prakiraan 31 Agustus: Ombak Perairan Malang Selatan 2,6 Meter, Bromo Dingin 15°C
Ilustrasi langit cerah berkabut tipis di atas kawasan Taman Nasional Bromo, Tengger, dan Semeru (TNBTS), beberapa waktu lalu. -m.khakim/diswaymalang.id--
MALANG, DISWAYMALANG.ID-- Cuaca Malang Raya pada Senin, 31 Agustus 2026, menunjukkan perbedaan cukup mencolok antara kawasan pesisir dan pegunungan. Perairan Malang Selatan berpotensi mengalami gelombang hingga 2,6 meter, sedangkan kawasan Poncokusumo menjadi salah satu wilayah daratan dengan suhu terendah, yakni sekitar 15°C.
Kondisi laut selatan Kabupaten Malang perlu menjadi perhatian nelayan dan wisatawan. Selain gelombang yang dapat mencapai 2,6 meter, angin dari timur hingga tenggara berpotensi menguat. Suhu permukaan laut diperkirakan sekitar 24–26°C, dengan kelembapan udara yang relatif tinggi.
Di kawasan pegunungan, udara dingin dan perubahan cuaca menjadi karakter utama. Poncokusumo diperkirakan berada pada kisaran 15–23°C, sedangkan kawasan Pujon sekitar 17–25°C dan Karangploso 17–26°C. Kabut atau udara kabur juga berpotensi muncul, terutama pada waktu tertentu.
Perairan Malang Selatan Berombak
Perairan Malang Selatan menjadi salah satu kawasan yang perlu diwaspadai pada Senin. Gelombang laut diperkirakan berada pada kisaran 2,1 hingga 2,6 meter.
Kondisi tersebut masuk kategori gelombang sedang hingga tinggi. Bagi nelayan dengan perahu kecil, gelombang dan angin menjadi faktor penting yang harus diperhitungkan sebelum melaut.
Angin dominan bertiup dari arah timur hingga tenggara. Kecepatan angin sekitar 13–16 knot, sedangkan embusan maksimum dapat mencapai sekitar 21–27 knot.
Suhu permukaan laut berkisar 24–26°C. Kelembapan udara di kawasan perairan juga relatif tinggi, yakni sekitar 83–90 persen.
Wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Kabupaten Malang sebaiknya tidak hanya melihat kondisi langit. Laut yang tampak relatif tenang dari daratan belum tentu aman untuk berenang atau melakukan aktivitas di dekat garis pantai.
Pegunungan Arjuno-Welirang dan Panderman
Kawasan pegunungan Malang Raya diperkirakan tetap terasa dingin. Wilayah Batu, Karangploso, Pujon, hingga kawasan lereng Arjuno-Welirang dan Panderman memiliki suhu lebih rendah dibandingkan dataran rendah.
Pujon diperkirakan memiliki suhu sekitar 17–25°C, sedangkan Karangploso berada pada kisaran 17–26°C. Udara pagi dapat terasa lebih dingin karena kelembapan, embun, dan potensi kabut.
Memasuki siang hingga sore, pertumbuhan awan dapat meningkat. Hujan lokal juga masih berpotensi terjadi di sejumlah kawasan pegunungan.
Setelah hujan, kabut berpeluang kembali muncul. Kondisi ini perlu diperhatikan pengendara yang melintasi jalan berkelok, menanjak, maupun jalur wisata di kawasan perbukitan.
Bromo-Semeru dan Malang Timur
Kawasan menuju Bromo-Semeru melalui Tumpang dan Poncokusumo juga memiliki karakter suhu yang lebih rendah. Poncokusumo berada pada kisaran 15–23°C, sementara Tumpang diperkirakan sekitar 18–27°C.
Jabung memiliki suhu sekitar 17–24°C dengan potensi udara kabur. Kondisi tersebut dapat membuat jarak pandang berkurang, terutama pada pagi hari.
Wisatawan yang hendak menuju kawasan Bromo-Semeru disarankan menyiapkan pakaian hangat. Perubahan cuaca di kawasan pegunungan juga perlu diantisipasi karena kondisi dapat berubah lebih cepat dibandingkan wilayah perkotaan.
Malang Selatan Lebih Hangat
Sementara kawasan pegunungan terasa dingin, sejumlah wilayah Malang Selatan memiliki suhu lebih tinggi. Turen diperkirakan berada pada kisaran 21–30°C, Sumbermanjing Wetan sekitar 22–27°C, sedangkan Gedangan sekitar 22–28°C.
Perbedaan tersebut menunjukkan karakter cuaca Kabupaten Malang tidak dapat digambarkan hanya berdasarkan kondisi satu wilayah. Pesisir, dataran rendah, dan pegunungan memiliki pola cuaca serta suhu yang berbeda.
Karena itu, warga dan wisatawan perlu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi masing-masing wilayah. Nelayan dan wisatawan pantai perlu mewaspadai gelombang hingga 2,6 meter, sedangkan pengunjung kawasan pegunungan harus mengantisipasi suhu dingin, kabut, dan potensi hujan lokal.
Sumber: bmkg.go.id












