Mitchell Baker Siap Guncang Piala AFF 2026, Metode Latihan John Herdman Bikin Rival Mulai Waspada
Persaingan di lini depan Timnas Indonesia semakin memanas menjelang Piala AFF 2026 dengan kehadiran striker muda Mitchell Baker-Tangkapan Layar Instagram@_mitchell.baker---
MALANG, DISWAYMALANG.ID – Persaingan di lini depan Timnas Indonesia semakin memanas menjelang Piala AFF 2026. Kehadiran Mitchell Baker, striker muda yang baru menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI), memberi tambahan opsi bagi pelatih John Herdman dalam menyusun skuad terbaik Garuda.
Tak hanya menghadirkan persaingan sehat antarpemain, perkembangan Timnas Indonesia juga mulai menarik perhatian negara-negara pesaing. Bahkan, media Vietnam menyoroti metode latihan modern yang diterapkan Herdman selama pemusatan latihan di Bali United Training Center.
Mitchell Baker datang dengan ambisi besar untuk menembus skuad utama Timnas Indonesia. Namun, jalan menuju tim inti tidak akan mudah karena Herdman hanya akan membawa 23 pemain ke putaran final Piala AFF 2026.
BACA JUGA:John Herdman Bongkar Senjata Rahasia Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Lawan Wajib Waspada!
Di sektor penyerang, pemain berusia 19 tahun yang berkarier bersama Vermont Green FC itu harus bersaing dengan sejumlah nama yang telah lebih dulu menjadi bagian Timnas Indonesia, seperti Jens Raven, Rafael Struick, Ramadhan Sananta, Rizky Eka Pratama, hingga Axel Runtukahu.
Persaingan tersebut dinilai menjadi keuntungan bagi tim pelatih karena setiap penyerang memiliki karakter permainan yang berbeda. Kondisi itu memberi banyak alternatif bagi Herdman dalam merancang strategi menghadapi lawan-lawan di Asia Tenggara.
Herdman Utamakan Mental dan Karakter
John Herdman menegaskan bahwa dirinya tidak hanya mencari striker yang tajam di depan gawang. Menurutnya, aspek mental, karakter, serta kemampuan menghadapi tekanan menjadi faktor penting dalam menentukan pemain yang layak masuk skuad akhir.
Setiap pemain akan diuji dalam berbagai situasi latihan, termasuk ketika kondisi fisik dan mental mulai menurun. Dari proses itulah tim pelatih akan menilai siapa yang benar-benar siap membela Timnas Indonesia.
BACA JUGA:Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Media Australia Heboh Eks Socceroos Pilih Bela Timnas Indonesia
"Tak ada satu pun pemain yang bisa merasa aman, termasuk mereka yang telah memiliki pengalaman bersama Timnas Indonesia," ujar Herdman.
Mitchell Baker sendiri berharap mampu memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan. Selain ingin mencatatkan debut bersama Garuda, ia juga berambisi menjadi salah satu penyerang produktif di Piala AFF 2026.
Namun, tantangan yang dihadapinya tidak ringan. Selain harus bersaing dengan rekan setim, Baker juga berpotensi berhadapan dengan para penyerang terbaik Asia Tenggara.
Xuan Son Jadi Tolok Ukur
Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah striker naturalisasi Vietnam, Nguyen Xuan Son. Pada Piala AFF 2024, ia tampil impresif dengan mencetak tujuh gol dan membawa Vietnam meraih gelar juara sekaligus menyabet penghargaan pemain terbaik turnamen.
Catatan tersebut membuat Xuan Son masih dianggap sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di kawasan ASEAN. Bagi Mitchell Baker, pencapaian itu bisa menjadi motivasi sekaligus target yang ingin dikejar bersama Timnas Indonesia.
BACA JUGA:Enam Kali Gagal di Final, Timnas Indonesia Kini Punya Peluang Terbaik Juara ASEAN Championship 2026
Metode Latihan Modern Jadi Sorotan
Selain materi pemain, metode latihan John Herdman juga mencuri perhatian. Pelatih asal Kanada itu memanfaatkan teknologi visual berupa layar televisi di pinggir lapangan untuk menjelaskan taktik sebelum sesi latihan dimulai.
Melalui tayangan tersebut, pemain dapat memahami pola permainan, transisi, posisi, hingga skema pressing secara lebih detail.
Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, mengaku metode tersebut membuat instruksi pelatih jauh lebih mudah dipahami dibandingkan hanya melalui penjelasan verbal.
Herdman juga menggunakan garis-garis penanda di lapangan sebagai panduan visual agar para pemain lebih memahami ruang, menjaga jarak antarlini, hingga membangun organisasi permainan secara efektif.
Pendekatan modern tersebut mendapat perhatian media Vietnam, termasuk Soha, yang menilai perkembangan Timnas Indonesia semakin signifikan menjelang Piala AFF 2026.
BACA JUGA:John Herdman Panggil 50 Pemain Timnas Indonesia, Pengamat Nilai Bukan Sekadar Cari Skuad Terbaik
Dengan bertambahnya kualitas pemain, persaingan yang semakin kompetitif, serta metode latihan yang lebih modern, Timnas Indonesia dinilai memiliki modal kuat untuk bersaing memperebutkan gelar juara Piala AFF 2026.
Sumber: disway.id

