Mau Jual Smartphoe Lama? Amankan Data Anda Lebih Dulu, Begini Langkahnya
Lakukan tahapan pengamanan data sebelum menjual smartphone. Itu dapat membantu pengguna agar terhindar dari kerugian di masa depan.---Dok. Samsung--
MALANG, DISWAYMALANG.ID–Menjual smartphone lama harus didahului pembersihan dan pengamanan data pribadi. Celah pencurian identitas dan penipuan digital terbuka lebar jika kita tidak mengamankan data dengan benar sebelum menjual smartphone.
Menghapus foto dan video saja tidak bisa memastikan seluruh informasi pribadi benar-benar hilang dari perangkat. Smartphone modern menyimpan jauh lebih banyak data sensitif. Mulai email, dokumen, akun media sosial, riwayat transaksi, detail perbankan, hingga kata sandi yang tersimpan otomatis.

Sebelum menjual smartphone, jangan lupa untuk membuat cadangan data terlebih dahulu.---Dok. Samsung--
Jika proses penghapusan data dilakukan secara kurang tepat, data tersebut masih berpotensi dipulihkan oleh pihak lain. Risiko yang muncul salah satunya kebocoran privasi. Yang paling rawan adalah penyalahgunaan identitas. Hingga akses ilegal ke akun keuangan.
BACA JUGA:Sering Nyasar? Simak 9 Tips Membaca Google Maps dengan Tepat
Dikutip dari Harian Disway, Jumat (5/6/2026), langkah pertama yang wajib dilakukan sebelum menjual smartphone adalah membuat cadangan data terlebih dahulu. Pengguna disarankan memindahkan seluruh file penting. Seperti foto, video, kontak, dokumen, dan pesan ke layanan penyimpanan awan atau perangkat eksternal.
Layanan seperti Google Drive, iCloud, OneDrive, hard disk eksternal, maupun komputer dapat digunakan untuk menyimpan salinan data. Barulah setelah itu proses penghapusan dilakukan.
Setelah memastikan data aman, pengguna perlu keluar dari seluruh akun yang masih terhubung dengan perangkat. Tahap itu sering terlupakan. Padahal, langkah tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keamanan digital.
BACA JUGA:Tips Antikena Tipu Beli iPhone Second 2026: Cara Cek True Tone, Battery Health, dan IMEI
Bagi pengguna Android, disarankan untuk keluar dari akun Google, menonaktifkan fitur Find My Device, serta menghapus seluruh profil Google yang masih tertaut di perangkat.

Pengguna harus keluar dari seluruh akun Google sebelum menjual smartphone. Itu dilakukan demi keamanan data pribadi.-MD Sumon Ali | SEO Specialist | Social Media Manager-Pinterest--
Sementara itu, pengguna iPhone perlu keluar dari Apple ID, mematikan Find My iPhone, dan memutus sinkronisasi iCloud sebelum perangkat dipindahtangankan.
Langkah itu amat penting. Karena jika akun masih tertinggal, perangkat dapat terkunci oleh sistem keamanan. Sehingga menyulitkan pemilik baru untuk menggunakannya.
Selain akun utama, aplikasi keuangan juga harus mendapat perhatian khusus. Pengguna perlu melakukan logout dari aplikasi perbankan, layanan UPI, dompet digital, serta menghapus data login yang tersimpan.
Sumber: harian.disway.id




