1 tahun disway

Viral Saiful Mujiani Ajak Gulingkan Prabowo, Seskab Teddy Buka Suara

Viral Saiful Mujiani Ajak Gulingkan Prabowo, Seskab Teddy Buka Suara

Seskab Teddy Buka Suara soal Ajakan Saiful Mujiani Gulingkan Prabowo Polemik pernyataan Saiful Mujani soal isu penggulingan Presiden Prabowo Subianto memicu reaksi pemerintah, kritik publik, dan klarifikasi bahwa itu bukan makar.-Anisha/Disway.id---

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Sekretariat Kabinet Teddy Indra Wijaya menanggapi pernyataan pengamat politik Saiful Mujani yang menyerukan upaya menggulingkan Presiden Prabowo Subianto.

Teddy mengaku belum mengetahui isu tersebut. "Saya masih banyak sekali kerjaan, saya belum lihat beliau bicara apa," ujarnya kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.

Teddy juga menjelaskan Presiden Prabowo saat ini masih fokus pada berbagai program strategis nasional.

BACA JUGA:Profesor Aulanni’am dari Universitas Brawijaya Kembangkan Rapid Test Kit untuk Diagnosis Penyakit Hewan

"Apalagi Bapak Presiden ngurusin hal besar, lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis," ujarnya.

Saiful Mujani sebelumnya menjadi sorotan setelah potongan video pernyataannya beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, ia mengemukakan opsi menjatuhkan Presiden Prabowo sebagai solusi atas kondisi politik tertentu.

"Ya hanya kita yang bisa, rakyat, '98 juga tidak akan terjadi kalau rakyat dan teman-teman enggak turun, enggak akan itu MPR akan menurunkan Soeharto, enggak akan," ucap Mujani dalam potongan video pada akun Instagram @hasan_nasbi.

BACA JUGA:Perkuat Sport Tourism, Kartini Power Run 2026 Siap Digelar di Kota Batu

Pertanyaan tersebut, mendapat tanggapan dari mantan Kepala Kantor Staf Presiden (PCO) Hasan Nasbi. Ia Menyampaikan kritik keras atas pernyataan tersebut melalui akun instagramnya @hasan_nasbi.

"Saya terpaksa mengungkapkan kekecewaan saya," ujar Hasan dalam unggahan instagramnya.

Menanggapi polemik tersebut, Mujani kemudian memberikan klarifikasi atas pernyataannya. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan merupakan tindakan makar.

BACA JUGA:Jalur Payung 2 Tertimbun Material Longsor Lagi

Mujani menyebut pernyataan yang beredar dalam potongan video di media sosial itu sebagai bentuk dari sikap politik. Ia menilai hal tersebut merupakan bentuk keterlibatan dalam diskursus politik di ruang publik.

"Pertanyaannya apakah ucapan saya itu "bisa disebut makar" ? Saya tegaskan itu bukan makar, tapi "political engagement", yakni sikap politik atau sikap yang dinyatakan tentang isu politik di hadapan orang banyak," ujar Mujani.

Sumber: