Pemerintah Imbau Pemudik Manfaatkan Diskon Tol 30 Persen, Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret Besok
Menhub Dudy Purwagandhi (tengah) didampingi Dirut Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono (kiri) dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengimbau pemudik hindari arus balik dan manfaatkan diskon tarif tol-Kemenhub---
JAKARTA, DISWAYMALANG.ID–Imbauan agar para pemudik menghindari puncak arus balik Idulfitri 1447 H yang diprediksi jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026 besok, terus disampaikan oleh pejabat terkait. Kali ini oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Berdasarkan data peramalan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), volume kendaraan pada tanggal tersebut diperkirakan menembus angka 285 ribu unit. Lebih besar dibandingkan puncak arus mudik pada 18 Maret lalu yang tercatat sebanyak 270.315 kendaraan.
BACA JUGA:Penyebab dan Cara Mengatasi Post Holiday Blues Lebaran 2026 agar Mood Cepat Pulih
Menhub menyarankan masyarakat mengatur ulang jadwal kepulangan guna menghindari kepadatan ekstrem.
“Kami imbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25-27 Maret 2026 dengan memanfaatkan masa Work From Anywhere (WFA) yang diimbau Pemerintah,” ujar Menhub Dudy saat meninjau JMTC, Minggu, 22 Maret 2026.
Senada dengan Menhub, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa akan ada tiga gelombang puncak arus balik yang harus diwaspadai, yakni pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Pengaturan waktu kepulangan di luar tanggal tersebut sangat krusial agar perjalanan tetap aman dan berkeselamatan.
BACA JUGA:Kakorlantas Polri Imbau Hindari Puncak Arus Balik 24 Maret, Manfaatkan WFA!
Guna menarik minat pemudik pulang lebih awal atau lebih lambat dari puncak arus, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A Purwantono mengumumkan pemberian insentif berupa diskon tarif tol.
"Kami mengingatkan pemudik untuk memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30% pada periode arus balik selama dua hari, yakni pada 26-27 Maret 2026, di sembilan ruas tol Jasa Marga Group untuk perjalanan menerus," jelas Rivan. Langkah ini diharapkan mampu mendistribusikan volume lalu lintas agar lebih terkendali.
BACA JUGA:Sering Picu Kecelakaan Lalu Lintas, Berikut Tips Aman Cegah Microsleep saat Mudik atau Liburan
Jasa Marga juga telah memperkuat layanan operasional, mulai dari optimalisasi gardu tol, armada layanan jalan tol, hingga pemantauan real-time melalui JMTC selama 24 jam. Selain itu, diingatkan kembali bagi kendaraan sumbu tiga atau lebih untuk mematuhi pembatasan operasional sesuai SKB tiga instansi yang berlaku hingga 29 Maret 2026.
Masyarakat diimbau memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan BBM sebelum memasuki tol, serta memantau informasi terkini melalui aplikasi Travoy atau Call Center 133.
Sumber: harian disway









