Dua Perjalanan KA Daop 8 Telat Masuk Stasiun Malang Akibat Gempa Pacitan
Pusat gempa di Pacitan, Jawa Timur, Jumat, 6 Februari 2026. -tangkapan layar---
MALANG, DIWAYMALANG.ID–Gempa bumi Pacitan, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 01.06 WIB membuat PT Kereta Api Indonesia (Daop) 8 Surabaya menghentikan empat perjalanan kereta api, sebagai langkah antisipasi keselamatan. Kebijakan itu berdampak langsung pada keterlambatan kedatangan dua kereta api tujuan Stasiun Malang.
“Keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama KAI. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat keterlambatan perjalanan pascagempa bumi," kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono, Jumat (6/2/2026).
BACA JUGA:Gempa Pacitan M 6.2 Rusak Rumah Warga, BMKG Sebut Jenis Gempa Megathrust
Sesaat setelah gempa dirasakan, KAI langsung berkoordinasi dengan seluruh unit terkait dan menerapkan prosedur Berhenti Luar Biasa (BLB) pada kereta api yang sedang melintas. Langkah ini memberi waktu bagi petugas untuk melakukan pemeriksaan jalur rel, jembatan, serta fasilitas pendukung lainnya di sepanjang lintasan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, seluruh lintas di wilayah Daop 8 Surabaya dinyatakan aman dan layak operasi. Setelah memastikan tidak ada kerusakan, perjalanan kereta api kembali dijalankan secara normal.
Akibat penghentian sementara tersebut, empat perjalanan kereta api tercatat mengalami keterlambatan, yakni KA Matarmaja, KA Ijen Ekspres (dua perjalanan), serta KA Limas dan Cargo, yang berdampak pada jadwal kedatangan ke Malang.
"Namun, penghentian sementara perjalanan kereta api melalui prosedur Berhenti Luar Biasa dilakukan sebagai langkah antisipatif agar petugas dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana sebelum operasional kembali dijalankan secara normal,” ujar Mahendro.
KAI Daop 8 Surabaya kembali menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dan mengapresiasi kesabaran selama proses pengamanan berlangsung. Ke depan, KAI menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi prasarana dan mengutamakan keselamatan dalam setiap situasi demi layanan transportasi yang aman, andal, dan tepercaya bagi masyarakat.
Sumber: metrotvnes.com
