1 tahun disway

Pelanggan Kereta Api di Malang Raya Tumbuh 7 Persen sepanjang 2025

Pelanggan Kereta Api di Malang Raya Tumbuh 7 Persen sepanjang 2025

--

BLIMBING, DISWAYMALANG.ID–PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat pertumbuhan jumlah penumpang kereta api di wilayah Malang Raya sebesar 7 persen sepanjang 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api.

Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya, jumlah penumpang kereta api di Kota dan Kabupaten Malang selama 2025 mencapai 1.243.974 pelanggan. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 1.158.666 pelanggan.

BACA JUGA:Pemkot Batu Siap Sukseskan Puncak 1 Abad NU di Malang Raya

Wilayah Malang Raya dilayani oleh lima stasiun utama, yakni Stasiun Malang, Malang Kota Lama, Lawang, Kepanjen, dan Sumberpucung. Kelima stasiun tersebut menjadi simpul penting mobilitas masyarakat menuju sejumlah kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Banyuwangi, hingga Jakarta.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menyebutkan bahwa pertumbuhan jumlah penumpang turut dipengaruhi oleh karakter Malang Raya sebagai salah satu kawasan destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, khususnya wisata alam dan pegunungan.

BACA JUGA:Harlah 1 Abad NU, KAI Daop 8 Imbau Penumpang KA dari Stasiun Malang Datang Lebih Awal

“Peningkatan jumlah pelanggan tahun 2025 menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman dan nyaman,” ujar Mahendro, Kamis (5/2).

Menurutnya, capaian tersebut juga didukung oleh berbagai upaya peningkatan layanan yang dilakukan KAI Daop 8 Surabaya. Mulai pembenahan fasilitas stasiun, peningkatan keandalan operasional perjalanan kereta api, hingga optimalisasi pelayanan kepada pelanggan.

BACA JUGA:Soal Iuran Rp16,9 T Dewan Perdamaian Dunia yang Diinisiasi AS, Seskab: Tak Wajib! Indonesia Belum Bayar

KAI Daop 8 Surabaya juga menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan penumpang. Pada tahun 2026, KAI akan terus melakukan inovasi dan penyesuaian layanan untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan aksesibilitas transportasi kereta api di wilayah Malang Raya guna mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat,” pungkas Mahendro. 

Sumber: