1 tahun disway

Sony Kantongi Paten AI Ghost Player yang Bisa Lanjutkan dan Tuntaskan Game

Sony Kantongi Paten AI Ghost Player yang Bisa Lanjutkan dan Tuntaskan Game

Sony sudah patenkan AI untuk bantu pemain menyelesaikan game, tapi belum ada kabar baru tentang perilisannya. --Gamerant--

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Sony resmi mengantongi paten teknologi “AI Generated Ghost Player”. Sistem karakter berbasis AI itu dirancang untuk membantu pemain ketika mengalami kesulitan dalam permainan.

Paten yang diajukan sejak 5 September 2024 itu kini terdaftar di World Intellectual Property Organization (WIPO). Pengajuan itu sebenarnya telah diterima dan dipublikasikan pada 17 April 2025. Dunia game baru heboh setelah situs teknologi BoingBoing menyorot pencapaian Sony itu dalam laporannya pada 29 Desember 2025.

Sony pada dokumen patennya menjelaskan bahwa karakter ghost atau bayangan sebenarnya bukan hal baru dalam game. Namun, karakter bantuan (untuk pemain) yang ada saat ini bersifat statis dan hanya mampu melakukan gerakan tertentu yang telah diprogram sebelumnya.

BACA JUGA:Komdigi Ancam Blokir Grok AI dan X Jika Tak Patuh Aturan karena Marak Manipulasi Konten Asusila

Bantuan tersebut tidak adaptif karena tidak bisa menyesuaikan dengan masalah spesifik yang sedang dihadapi pemain. Melalui AI Generated Ghost Player, Sony menghadirkan karakter bantuan yang jauh lebih tanggap.

Ghost player yang dikreasikan AI tersebut akan menonton rekaman gameplay sebelum beraksi. Rekaman itu bisa dari pemain lain maupun dari pemain yang sedang bermain secara langsung.

Dengan begitu, sistem dapat memahami konteks permasalahan dan memberikan solusi yang lebih relevan. Paten tersebut menguraikan beberapa mode bantuan yang bisa ditawarkan oleh AI ghost player.

BACA JUGA:Microsoft Umumkan Deretan Game Xbox Game Pass Januari 2026, Ada Star Wars dan Resident Evil

Dalam satu mode, karakter AI akan muncul sebagai siluet atau outline yang bergerak di dalam lingkungan permainan sebagai petunjuk jalur atau tindakan untuk pemain. Mode lain menampilkan input tombol yang harus ditekan, sehingga pemain bisa meniru langkah secara presisi.

Tak hanya itu, Sony juga menjelaskan mode interaktif yang memungkinan AI ghost berkomunikasi langsung dengan karakter pemain untuk memberikan petunjuk secara verbal.

BACA JUGA:Smartphone Lipat: Inovasi atau Sekadar Tren? Menelisik 9 Kelebihan dan Kekurangannya

Mode paling ekstrem yang disebutkan adalah “Complete Mode”. Dalam mode ini, AI akan sepenuhnya mengambil alih dan menyelesaikan bagian permainan tertentu tanpa input apa pun dari pemain.

Menariknya, bentuk AI ghost player ini tidak dibatasi hanya sebagai bayangan sederhana. Dalam dokumen paten, Sony menyebut karakter AI bisa tampil sebagai sosok animasi penuh, karakter dari film, karakter buatan pemain, bahkan figur dari game lain.

BACA JUGA:Nokia G26 Resmi Hadir di Indonesia Awal 2026, Andalkan Android 14 Go dan Baterai Jumbo di Kelas Entry-Level

Opsi kustomisasi ini disebut menjadi bagian penting agar pengalaman bermain tetap terasa personal. Meski sudah mengantongi paten, tidak otomatis Sony akan segera menerapkan teknologi tersebut.

Sejak paten tersebut aktif pada April 2025, Sony belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana implementasinya di konsol PlayStation atau judul game tertentu.

Namun, langkah itu sejalan dengan arah industri. Sony sendiri telah memiliki divisi khusus bernama Sony AI sejak April 2020 yang fokus pada riset dan pengembangan kecerdasan buatan.

BACA JUGA:Elon Musk Ancam Konsekuensi bagi Pengguna Ilegal Deepfake Bikini Grok AI

Selain itu, pesaing seperti Microsoft juga mulai mengintegrasikan AI dalam ekosistem game mereka. Pada September 2025, Microsoft meluncurkan Xbox Gaming Copilot (Beta), asisten berbasis AI yang memberikan rekomendasi dan tip bermain secara real-time.

Meski belum mampu bermain menggantikan pemain, teknologi tersebut menunjukkan bahwa AI semakin diposisikan sebagai bagian dari pengalaman bermain game modern.

BACA JUGA:Sandfall Interactive Ungkap Proyek Game Terbaru setelah Clair Obscur: Expedition 33, Tak Kejar Selera Fans

Dengan paten AI Generated Ghost Player ini, Sony membuka kemungkinan baru tentang masa depan pendamping virtual dalam game.

Apakah teknologi ini akan benar-benar hadir di PlayStation masih menjadi tanda tanya besar sampai sekarang.

Sumber: harian.disway.id