1 tahun disway

Delcy Rodriguez Ajak AS Kerja Sama daripada Ambil Alih Venezuela

Delcy Rodriguez Ajak AS Kerja Sama daripada Ambil Alih Venezuela

Delcy Rodriguez, Presiden Interim Venezuela pasca Nicolas Maduro Ditangkap oleh Donald Trump--Reuters--

CARACASS, DISWAYMALANG.ID--Serangan dan penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1) mengakibatkan kekosongan posisi kepala negara dan pemerintahan di Venezuela.

Delcy Rodriguez, Wakil Presiden Venezuela, saat ini menggantikan posisi tersebut sebagai presiden sementara Venezuela. 

Rodriguez tidak hanya menjabat sebagai wakil presiden Venezuela saat ini, ia juga menjabat sebagai menteri keuangan dan perminyakan.

BACA JUGA:Caracas Diguncang Bom! Amerika Serikat Lancarkan Serangan ke Venezuela, Presiden Maduro Ditangkap!

Beberapa jam setelah serangan dan penangkapan terhadap Nicolas Maduro, dan berdasar pada konstitusi Venezuela, dirinya mengambil alih tugas kepresidenan hingga saat yang tidak dapat ditentukan. 


Delcy Rodriguez, Presiden Interim Venezuela sedang Berbicara di sebelag Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrin-Marcelo Garcia-AFP--

Sebagai informasi, Delcy Rodriguez juga merupakan tangan kanan Maduro yang mendapat kepercayaan penuh selama masa kepemimpinannya.

Rodriguez merupakan seorang Menteri Luar Negeri Venezuela yang membela Maduro secara internasional dari tuduhan pelanggaran hak asasi manusia dan kemunduran demokrasi. 

BACA JUGA:Pakar UB: Intervensi AS dan Penangkapan Maduro Bisa Rusak Tatanan Hukum Dunia

"Wakil presiden eksekutif republik ini adalah seorang yang sangat berorientasi pada hasil dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap seluruh aparatur pemerintah. Fakta itu yang sangat penting dalam situasi saat ini" ujar Jose Manuel Romano, pengacara konstitusi dan analis politik.

Pada hari Sabtu, 3 Januari 2025. Rodruguez telah berbincang dengan Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, terkait kesediannya melakukan "apapun yang diminta oleh Amerika Serikat".

Pernyataan Rodriguez tersebut mengejutkan beberapa analis mengingat sebelumnya Rodriguez sempat menyatakan bahwa Venezuela menolak jadi  "koloni Amerika".

BACA JUGA:Connie Bakrie soal Invasi AS ke Venezuela: Perang Gaya Baru yang Memaksa Dunia Membentuk Aliansi Anyar


Delcy Rodriguez, Wakil Presiden Venezuela ketika Presentasi RUU Anggaran 2025 di Majelis Nasional Caracas--AFP--

Kemudian, pada hari Minggu, 4 Januari  Delcy Rodriguez mengadakan rapat aebinet pertamanya dan menyerukan ajakan kerja sama kepada Amerika Serikat. 

"Kami menganggapnya sebagai prioritas untuk menuju hubungan yang seimbang dan hormat antara Amerika Serikat dan Venezuela," tulis Rodriguez di Telegram. 

Rodriguez juga secara terbuka mengundang pemerintah Amerika Serikat untuk bekerja sama dengan Venezuela dalam kerangka hukum internasional.

BACA JUGA:Detail Penangkapan Nicolas Maduro, Intelijen AS Pelajari Hewan Peliharaan sampai Buat Duplikat Rumah

"Presiden Donald Trump, rakyat kami dan wilayah kami berhak atas perdamaian dan diskusi, bukan peperangan. Venezuela memiliki hak atas perdamaian, pembangunan, kedaulatan, dan masa depan," ujar Rodriguez. 

Rodriguez juga kembali menegaskan bahwa presiden Venezuela hanya satu, Nicolas Maduro Moros, yang tetap memegang kendali penuh atas Venezuela.

 

Sumber: harian.disway.id