Prabowo Instruksikan Beli 100 Jembatan Bailey dari LN untuk Percepat Penanganan Bencana
KSAD menjelaskan, Jembatan nantinya akan dipasang di seluruh daerah Indonesia yang membutuhkan, termasuk di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) pascabanjir bandang dan tanah longsor.-Disway.id/Anisha Aprilia---
JAKARTA, DISWAYMALANG–Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pembelian 100 unit jembatan bailey dari luar negeri guna mempercepat penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Instruksi tersebut disampaikan langsung Presiden Prabowo melalui Kementerian Pertahanan sebagai respons atas kebutuhan mendesak infrastruktur penghubung di wilayah terdampak bencana alam. Maruli menjelaskan, jembatan bailey tersebut akan digunakan untuk membuka kembali akses masyarakat sekaligus memperlancar distribusi bantuan logistik.
“Presiden langsung memberikan instruksi melalui Kemenhan untuk mencari 100 jembatan bailey dari luar negeri, guna mendukung penanganan bencana yang sedang terjadi,” ujar Maruli dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, , Senin, 29 Desember 2025.
Menurutnya, jembatan-jembatan tersebut akan dipasang di sejumlah daerah yang mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang dan tanah longsor. Di antaranya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Selain itu, jembatan bailey juga disiapkan untuk kebutuhan darurat di wilayah lain di seluruh Indonesia yang sewaktu-waktu membutuhkan akses penghubung sementara.

Foto udara memperlihatkan kendaraan melewati Jembatan bailey Awe Geutah yang baru selesai dibangun setelah sebelumnya putus akibat bencana banjir bandang di Bireuen, Aceh, Kamis (18/12/2025). -dok. antara--
Maruli menargetkan seluruh jembatan bailey tersebut dapat terpasang paling lambat pada Februari 2026. Ia optimistis proses pengadaan dan pemasangan dapat dipercepat sehingga sebagian jembatan sudah dapat digunakan mulai Januari 2026.
“Mudah-mudahan Januari ini sudah bisa dirapatkan dan paling lama Januari atau Februari seluruhnya bisa terpasang,” katanya.
Penanganan Bencana Sumatera Tercepat dalam Operasi Bantuan Kemanusiaan
Lebih lanjut, Maruli menegaskan, penanganan bencana di wilayah Sumatera kali ini merupakan yang tercepat sepanjang pengalamannya dalam operasi bantuan kemanusiaan. Ia mengaku telah berpuluh-puluh kali terlibat langsung dalam penanganan bencana di berbagai daerah, namun kecepatan respons saat ini dinilainya sangat berbeda.
BACA JUGA:Update Korban Bencana Aceh-Sumatera Tembus 1.135 Jiwa, Hampir 490 Ribu Warga Mengungsi
“Saya berani menyatakan, ini yang tercepat. Presiden memimpin langsung dan memberikan perintah-perintah yang jelas kepada kami,” ujarnya.
Dalam kondisi darurat, TNI disebut mampu membangun hingga 12 jembatan bailey, dengan dua unit di antaranya ditargetkan selesai dalam beberapa minggu ke depan. Selain pembangunan jembatan, TNI juga menyiapkan penyediaan air bersih serta pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak.
Sumber:
