Traveling ke Selecta Sambil Mengenal Sejarah
Perserta jalan jalan di Selecta Living Museum-panca rp-
BATU, DISWAYMALANG.ID--Puluhan traveler ikuti jalan-jalan di Selecta Living Museum. Sambil jalan-jalan mereka juga mendapatkan informasi tentang tempat bersejarah yang dilewatinya.
Di Selecta terdapat empat tempat bersejarah, antara lain Aula Selecta dan lobi Hotel Selecta yang berada di depan.
BACA JUGA: Dishub Petakan Parkir dan Drop Zone Jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang
“Gedung lobi dahulu dinamakan Gedung Perkasa oleh masyarakat sekitar Selecta, karena gedung ini sudah beberapa kali dibumihanguskan namun masih kuat sehingga dinamakan Gedung Perkasa,” kata Asep Abiyanto, Selasa(27/1), menerangkan kepada para traveler.
BACA JUGA: Gempa Dirasakan hingga Stasiun Malang, KAI Daop 8 Surabaya Hentikan Sementara Perjalanan Kereta
Selanjutnya, menurut Asep, menuju ke Aula Selecta, yang merupakan gedung bersejarah bagi Taman Wisata Selecta. Karena gedung ini dipergunakan sebagai tempat rapat umum pemegang saham (RUPS) pertama.
Selanjutnya Vila Bima Sakti, vila ini adalah tempat Presiden Soekarno berkontemplasi saat menjelang kemerdekaan. “Bahkan Bung Karno, dalam sejarah tiga kali ke Bima Sakti,” terang Asep.
Terakhir para traveller menuju Kolam Renang Selecta. Kolam ini adalah kolam pertama yang standar yang ada di Indonesia, yang sampai saat ini masih lengkap dengan seluncurnya, dan papan loncat indah yang masih asli. "Sampai saat ini semua dirawat dengan baik oleh pihak pengelola Selecta," tuturnya.
Anwar dari Jelajah Kampung mengatakan, jalan-jalan tersebut adalah kegiatan Batu Heritage Walking Tour dengan tujuan Selecta sebagai museum hidup (living museum). Jadi peserta diajak merasakan bagaimana sejarah berbicara. Bukan hanya melalui artefak. Tetapi juga melalui cerita dan suasana yang masih terasa kental di setiap sudutnya.
"Pada minggu lalu kita mengeksplore sekitar jalan alun-alun Batu, Panglima Sudirman, Jalan Hasanudin. Di sana ada haritage religi dan kawasan pendidikan. Di Selecta adalah kawasan perkebunan dan wisata pertama yang ada di Malang Raya yang sudah mendunia kala itu," terang Anwar.
Diungkapkan, Mandala Kreatif Nusantara bersama jejaring nasional ICCN (Nusantara Living Museum), akan terus mengrekplorasi wisata haritage. Agar lebih dikenal oleh masyarakat luas, bahkan manca negara.
Sumber:
