1 tahun disway

Cilok Sultan Cak Anam Bikin Kaesang Ketagihan

Cilok Sultan Cak Anam Bikin Kaesang Ketagihan

Antrian pelanggan Cilok Sutan Cak Anam-panca rp-

BATU, DISWAYMALANG.ID--Bagi warga Kota Batu penggemar cilok, keberadaan  Cilok Urat Super Sultan Saiful Anam atau Cak Anam sudah sekitar tiga tahun ini selalu menggoda lidah. 

Cilok satu ini bertekstur kasar, namun mempunyai rasa yang gurih. Beda dengan Cilok pada umumnya. Aroma daging sapi sangat kental jika tutup dandang dibuka. 

Cilok ini berharga Rp10 ribu per porsi yang dikemas dengan sterefoam dan Tp50 ribu dengan kemasan kotak mika.


Berjualan dengan dibantu anaknya saat liburan-panca rp-

Cilok yang berlokasi sebelah pos polisi alun alun depan Batu Plaza ini setiap hari buka pukul 09.30 hingga 12.00 (atau sampai habis),. Begitu datang para pelanggan langsung menyerbunya.

BACA JUGA:Stasiun Lumpia Pelopor Lumpia Online di Kota Batu

"Kadang agak bingung, karena kita masih njagrak sepeda motor para pelanggan sudah nggerumbul. Namun apa daya, namanya juga pelanggan," kata Cak Anam di lapaknya kepada Disway Malang, Sabtu (3/1/2026).

Diungkapkan, pertama bereksperimen membuat cilok, Cak Anam bikin cilok seperti yang biasa tapi mempunyai khas daging sapi sampai yang kriwil (kasar), tetap dengan khas daging sapi.

"Terus kita tetapkan dengan yang kriwil dengan campuran daging sapi menjadi khasnya," ungkapnya.

Sebelum dikenal sebagai penjual cilok, Cak Anam berjualan tahu campur di tempat yang sama. Namun karena pewisata ke Batu banyak yang bawa rangsum akhirnya dia memilih banting setir dengan mencoba membuat cilok.

BACA JUGA:Legenda Bubur Madura Pasar Besar Malang: Bertahan 45 Tahun, Murah, Tak Pernah Sepi Pembeli

Yang paling diingat saat ada acara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Balai Kota Among Tani, Kaesang Pangarep menjajal cilok urat yang bikin ketagihan. Cilok Sultan ini mampu memanjakan lidah anak bungsu mantan Presiden RI Joko Widodo.

Semula Kaesang hanya mengambil satu mangkuk kecil jadi tambah. Hanya saja, memang Kaesang membatasi porsi makannya, lantaran takut gemuk.

"Itu pengalaman di bulan April 2025 yang lalu," katanya mengenang.

BACA JUGA:Ngopi Sore dengan Senja: Rekomendasi 9 Kafe di Malang yang Sajikan Sunset Spektakuler

Ketika ditanya berapa kilo yang dijual per harinya, Cak Anam hanya bilang, "Alhamdulillah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bisa menyekolahkan anak. Dan kami tidak menambah waktu, sebab saya ingin mengantar dan bisa menjemput anak sekolah serta bisa ikut acara di kampung jika ada acara." 

Memang sangat rugi jika ke Alun alun Batu pagi hari tidak mencoba Cilok Sultan Cak Anam.

Sumber: