UIN Maliki Malang Gelar Halaqah Nasional Perkuat Tata Kelola Pesantren Mandiri
UIN Maliki Malang Menggelar Halaqah Nasional--
DINOYO, DISWAYMALANG.ID—UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Halaqah Penguatan Tata Kelola Pesantren bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI, Senin (24/11). Agenda tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian dan modernisasi pesantren di tengah tuntutan transformasi pendidikan Islam.
Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung Rektorat UIN Maliki Malang, Jalan Gajayana No. 50 dan menghadirkan sejumlah pejabat pusat serta pimpinan pesantren dari berbagai daerah di Jawa Timur
Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Hj Ilfi Nur Diana MSi menegaskan, peningkatan tata kelola pesantren merupakan bagian penting dalam penguatan mutu pendidikan Islam nasional.
“UIN Maliki Malang berkomitmen menjadi bagian dari transformasi pesantren agar semakin mandiri, adaptif, dan tetap menjaga nilai-nilai tradisi keilmuan Islam,” ujarnya.
Prof Ilfi juga menyampaikan, pendirian Direktorat Jenderal Pesantren oleh Kementerian Agama merupakan kebijakan strategis yang sejalan dengan kebutuhan penguatan kelembagaan pesantren yang telah berabad-abad menjadi fondasi peradaban Islam di Indonesia.
Halaqah ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya:
- Dr (HC) Abdul Muhaimin Iskandar M.Si – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI
- Dr Drs Ismail Cawidu MSi – Staf Khusus Menteri Agama
- Prof Dr Phil Kamaruddin Amin MA – Sekretaris Jenderal Kemenag
- Prof Dr H Amien Suyitno MAg – Dirjen Pendidikan Islam Kemenag
- Dr H Basnang Said MAg – Direktur PD Pontren Kemenag
- Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim MA – Pimpinan PP Amanatul Ummah
- Prof Dr KH Ali Masykur Musa MSi MHum – Mudir Aly JATMAN
- Prof Dr HM Zainuddin MA – Guru Besar UIN Maliki Malang
Sebanyak 200 pengasuh pondok pesantren dari Malang Raya dan sejumlah kota di Jawa Timur turut hadir sebagai peserta. Kehadiran para pengasuh dinilai memperkuat sinergi antara perguruan tinggi keagamaan dan pesantren sebagai pusat pendidikan Islam berkelanjutan.
Melalui halaqah ini, UIN Maliki Malang dan Kementerian Agama ingin merumuskan arah penguatan pesantren dalam menghadapi tantangan modern, mulai dari isu tata kelola, penguatan kurikulum, peningkatan kapasitas SDM, hingga kemandirian ekonomi pesantren.
Agenda tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi acuan kebijakan nasional serta memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang mandiri, modern, dan tetap berakar pada tradisi keilmuan Islam.
Sumber:
