1 tahun disway

FAST UB Bekali Mahasiswa sebelum KKN Tematik di Bojonegoro

FAST UB Bekali Mahasiswa sebelum KKN Tematik di Bojonegoro

Pelaksanaan pembekalan kkn untuk mahasiswa FAST UB yang akan KKN di Bojonegoro--fapet.ub.ac.id

MALANG, DISWAYMALANG.ID–Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan Universitas Brawijaya (FAST UB) mulai mematangkan persiapan mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 di Kabupaten Bojonegoro. Melalui kegiatan pembekalan yang digelar Senin (22/6/2026), mahasiswa dibekali berbagai pengetahuan dan keterampilan agar siap beradaptasi serta menjalankan program pengabdian di tengah masyarakat.

KKN Tematik FAST UB dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 31 Juli 2026. Selama masa pengabdian tersebut, mahasiswa akan terlibat langsung dalam berbagai program yang berfokus pada pengembangan potensi desa, khususnya di sektor peternakan.

Pembekalan menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, hingga dosen FAST UB. Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga kesiapan sosial mahasiswa saat berada di lokasi KKN.

Dikutip dari laman resmi FAST UB, pada sesi awal, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai kondisi dan potensi peternakan di Kabupaten Bojonegoro. Materi ini disampaikan oleh perwakilan BRIDA serta Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro. Melalui pemaparan tersebut, mahasiswa diajak memahami karakteristik wilayah, peluang pengembangan usaha peternakan, serta berbagai program strategis yang tengah dijalankan pemerintah daerah.

BACA JUGA:Siap-Siap yang Mau Daftar! Pemerintah Buka Program Magang Nasional Angkatan II 2026, rekrut 150.000 Peserta

Bekal berikutnya berkaitan dengan etika bermasyarakat. Materi ini disampaikan oleh dosen FAST UB, yakni Wike Andre Septian, Heli Tistiana, dan Prof Sri Wahyuningsih. Dalam sesi tersebut, mahasiswa diingatkan pentingnya menjaga sikap, membangun komunikasi yang baik, serta menghormati norma dan budaya yang berlaku di lingkungan masyarakat.

Tak hanya itu, mahasiswa juga mendapatkan informasi mengenai perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari Tim BPJS Ketenagakerjaan. Materi ini diberikan sebagai upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya perlindungan selama menjalankan aktivitas lapangan.

Sementara itu, Dr Jaisy, Dr Eko Nugroho, dan Dr Puji Akhiroh membekali mahasiswa dengan metode penilaian potensi desa. Materi ini menjadi salah satu komponen penting dalam pelaksanaan KKN karena dapat membantu mahasiswa mengidentifikasi berbagai potensi maupun kebutuhan masyarakat secara lebih terukur dan objektif.

Agar seluruh kegiatan terdokumentasi dengan baik, mahasiswa juga mendapatkan pelatihan penyusunan laporan KKN dari Dr Dedes, Dr Asri Nurul Huda, dan Rini Dwi Wahyuni. Mereka memberikan panduan mengenai tata cara penyusunan laporan yang sistematis, sesuai kaidah ilmiah, dan mampu menggambarkan capaian program selama pelaksanaan KKN.

Wakil Dekan Bidang Akademik FAST UB Rizki Prafitri menegaskan bahwa pembekalan merupakan tahapan penting sebelum mahasiswa terjun langsung ke lapangan.

BACA JUGA:Aston Malang Hotel & Conference Center Gelar Donor Darah dalam Semangat Wellness Day

“KKN Tematik ini bukan hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami persoalan masyarakat dan berkontribusi melalui ilmu yang dimiliki. Kami berharap mahasiswa FAST UB mampu membawa semangat kolaborasi, menjaga nama baik institusi, serta menghasilkan program yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro,” ujar Dr. Rizki Prafitri.

Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya ditentukan oleh kualitas program yang dirancang, tetapi juga kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi dengan masyarakat serta memahami kebutuhan daerah tempat mereka mengabdi.

Melalui pembekalan ini, FAST UB berharap mahasiswa dapat menyusun program kerja yang relevan dengan kondisi lapangan, memanfaatkan potensi lokal secara optimal, serta menghadirkan solusi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen FAST UB dalam memperkuat peran perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan wilayah berbasis potensi lokal.

Sumber: fapet.ub.ac.id