UB Kukuhkan 10 Guru Besar Keilmuan Berbeda dalam Sidang Senat Akademik Dua Hari
-instagram ubtv_brawijaya--
Profesor FK lainnya, Prof Dr rer nat Tri Yudani Mardining Raras MAppSc memperkenalkan konsep protein rekombinan fungsi ganda berbasis Ag38. Protein hasil rekayasa genetika ini dikembangkan agar dapat berfungsi sekaligus sebagai agen serodiagnostik dan prototipe vaksin yang mampu meningkatkan efisiensi riset biomedis serta mempercepat pengembangan alat diagnosis dan vaksin penyakit infeksi.
Sementara itu, Prof Dr dr Agustin Iskandar MKes SpPK (K) mengusung Model HOPE-ID (Host Oriented Prognostic Evaluation in Infectious Diseases). Model ini menawarkan pendekatan prognostik berbasis biomarker dan kecerdasan artifisial untuk memprediksi perjalanan penyakit infeksi, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan lebih dini dan tepat.
Sementara itu, lima guru besar yang dikukuhkan pada Selasa (10/2/2026) adalah:
- Prof Defri Yona sebagai profesor bidang pencemaran laut,
- Prof Fadly Usman sebagai profesor bidang ilmu manajemen kebencanaan,
- Prof Riyanto Haribowo sebagai profesor bidang ilmu kualitas air dan lingkungan,
- Prof Achmad Effendi sebagai profesor bidang statistika komputasi sosial ekonomi, dan
- Prof Trisilowati sebagai profesor bidang matematika biologi.
Sumber: instagram uvtv_brawijaya
