Nama Roby Tremonti Disorot, Diduga Sosok “Bobby” di Buku Broken Strings
--STARPRO
MALANG, DISWAYMALANG.ID—Nama aktor Roby Tremonti menjadi perbincangan publik setelah muncul dugaan bahwa dirinya merupakan sosok pria bernama “Bobby” dalam buku Broken Strings. Sebuah memoar yang mengangkat kisah kelam dugaan child grooming dan manipulasi emosional terhadap seorang perempuan saat masih remaja.
Buku Broken Strings diketahui ditulis oleh aktris Aurelie Moeremans. Dalam buku tersebut, penulis tidak menyebutkan identitas asli pelaku, tetapi menggunakan nama samaran “Bobby”.
Namun, sejumlah pembaca dan warganet mengaitkan karakter tersebut dengan Roby Tremonti, berdasarkan kesamaan kronologi, latar waktu, serta riwayat hubungan masa lalu keduanya yang pernah diketahui publik.
BACA JUGA:Daniel Stern, Pemeran Pencuri di Film Home Alone, Didakwa Kasus Prostitusi
Spekulasi itu semakin menguat di media sosial setelah potongan cerita dalam buku dianggap memiliki kemiripan dengan perjalanan karier dan relasi personal Aurelie pada masa remajanya. Meski demikian, hingga kini tidak ada pernyataan resmi dalam buku yang secara eksplisit menyebut nama Roby Tremonti sebagai sosok yang dimaksud.
Menanggapi isu yang berkembang, Roby Tremonti membantah keterlibatannya dalam kisah yang tertuang di buku tersebut. Melalui pernyataan di media sosial dan beberapa kutipan wawancara yang beredar, Roby menegaskan bahwa dirinya bukan sosok “Bobby” seperti yang dituduhkan oleh warganet.
Dikutip Rabu (14/1/2026), Roby menyatakan kisah masa lalu yang kembali diangkat ke ruang publik tersebut sudah selesai dan meminta agar tidak terus digiring ke arah tudingan yang merugikan dirinya. Ia juga menyinggung aspek hukum terkait potensi pencemaran nama baik apabila publik terus mengaitkan dirinya dengan narasi yang tidak pernah menyebutkan identitas secara jelas.
Di sisi lain, Aurelie Moeremans sebelumnya menegaskan bahwa buku Broken Strings merupakan memoar personal yang ditulis sebagai bentuk penyembuhan trauma, bukan untuk membuka identitas seseorang secara gamblang.
Ia menyampaikan bahwa pengalaman yang ditulis adalah bagian dari perjalanan hidupnya, tanpa bertujuan menyeret nama tertentu.
BACA JUGA:Baroque Works Jadi Ancaman Utama,One Piece Live Action Season 2 Resmi Dirilis
Kontroversi ini memicu diskusi luas di ruang publik, mulai isu perlindungan korban kekerasan seksual, batasan karya memoar, hingga dampak spekulasi warganet terhadap reputasi figur publik. Sejumlah pihak mengingatkan pentingnya prinsip praduga tak bersalah serta kehati-hatian dalam menyimpulkan identitas seseorang dari karya berbasis pengalaman personal.
Hingga berita ini diturunkan, polemik terkait dugaan sosok “Bobby” dalam buku Broken Strings masih terus menjadi perhatian publik. Sementara kedua belah pihak telah menyampaikan sikap masing-masing.
Sumber: akurat.co
