JAKARTA, DISWAYMALANG.ID --Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan, skema dan teknis pelaksanaan program pemutihan tunggakan iuran BPJS Kesehatan masih belum tuntas dibahas oleh pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.
Pernyataan ini disampaikan Cak Imin usai pertemuan tertutup dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti, Kamis, 16 Oktober 2025. Sebelumnya, wacana penghapusan tunggakan iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 23 juta peserta telah menjadi perhatian publik dan mendapat sinyal positif dari Presiden. Namun, Cak Imin menekankan bahwa masih banyak detail teknis dan aspek regulasi yang harus diselesaikan. "Nanti, nanti kita atur. Masih belum tuntas (dibahas)," ujar Cak Imin singkat kepada awak media. Penegasan ini muncul di tengah optimisme sebelumnya dari berbagai pihak mengenai realisasi program tersebut, bahkan sempat ditargetkan rampung pada November 2025. Diskusi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan skema yang paling tepat, terutama terkait alokasi anggaran dan dasar hukum kebijakan ini. Nilai Tunggakan Capai Rp7,6 Triliun Wacana pemutihan ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali status kepesertaan jutaan warga yang terhambat mengakses layanan kesehatan akibat menunggak iuran. Sebelumnya, Ghufron Mukti selaku Direktur Utama BPJS Kesehatan menyebutkan bahwa total nilai tunggakan iuran yang direncanakan untuk dihapus mencapai Rp7,6 triliun, belum termasuk denda dan kewajiban lain yang masih dalam tahap verifikasi. Cak Imin optimistis pemerintah memiliki kemampuan untuk melunasi tunggakan ini, meski mengakui bahwa secara aturan, tunggakan iuran BPJS Kesehatan dianggap sebagai piutang negara. "Saya terus berusaha agar tunggakan utang seluruh peserta BPJS ini segera dibebaskan. Jadi tidak dianggap utang lagi. Semoga sukses bulan depan ini. Setelah tunggakan dilunasi oleh pemerintah, maka semua peserta bisa memulai iuran baru," kata Cak Imin. Pemerintah berencana memastikan kebijakan pemutihan tunggakan ini akan menjadi langkah besar untuk memperluas akses kesehatan yang lebih adil dan merata, terutama bagi masyarakat miskin dan rentan. Masyarakat diminta untuk menunggu pengumuman resmi terkait detail dan tanggal pelaksanaannya.Cak Imin: Rencana Program Pemutihan BPJS Kesehatan Belum Tuntas Dibahas
Kamis 16-10-2025,19:33 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 25-04-2026,17:00 WIB
5 HP Turun Harga April 2026 yang Masih Worth It Dibeli, dari iPhone 15 sampai Galaxy S25 FE
Sabtu 25-04-2026,17:05 WIB
7 HP Compact Turun Harga 2026, iPhone 15 hingga Samsung Galaxy S24 Kini Lebih Murah
Sabtu 25-04-2026,14:27 WIB
4 HP Mid Range Turun Harga 2026, Samsung Galaxy A56 hingga Vivo V60 Kini Makin Worth It
Sabtu 25-04-2026,07:55 WIB
Indonesia Didorong jadi Episentrum Peradaban Islam
Sabtu 25-04-2026,06:25 WIB
UMKM Didorong Tranformasi Menuju Ekonomi Hijau dengan Perkuat Digitalisasi dan Inovasi
Terkini
Sabtu 25-04-2026,21:52 WIB
Poco F7 vs Poco X7 Pro, Selisih Rp500 Ribu Bikin Bingung: Mana HP Gaming Terbaik 2026?
Sabtu 25-04-2026,21:44 WIB
Redmi Note 15 5G vs Poco M7 Pro 5G, Selisih Rp200 Ribu tapi Speknya Bikin Bingung Pilih Mana?
Sabtu 25-04-2026,21:39 WIB
Redmi Note 15 Pro 5G Bikin Kaget, Baterai Awet 7 Jam dan Kamera 200MP Tapi Ada Kekurangan Ini
Sabtu 25-04-2026,21:31 WIB
Poco X7 5G vs Redmi Note 14 Pro 5G, Spek Identik tapi Harga Beda Jauh, Pilih Mana?
Sabtu 25-04-2026,21:25 WIB