LOWOKWARU, DISWAYMALANG.ID - Delegasi Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) berhasil meraih Juara I cabang Contract Drafting and Negotiation Competition dalam ajang The 16th Business Law Competition. Kompetisi yang memperebutkan Piala Hafni Sjahruddin 2026 ini, diselenggarakan oleh Business Law Society Fakultas Hukum Universitas Indonesia (BLS FH UI) pada (16/10 –18/10/2026).
Delegasi FH UB terdiri atas Jona Binsar Gracia, Yudhistira Priya Wardhana, Fibi Putri Melinda, Medina Umayra Ghanis, Arjuna Christantra, dan Muhammad Azzam Monanov.
BACA JUGA: Mesin Sagu UB Pangkas Waktu Pengolahan dari 7 Hari Jadi 3 Jam, Bantu Ekonomi Warga Sorong
Kompetisi tahun ini mengusung tema “Enhancing Commercial Real Estate through Capital Continuity and Strategic Construction Frameworks”, yang berfokus pada aspek hukum pengembangan properti komersial dan pelaksanaan proyek konstruksi.
Delegasi dihadapkan pada studi kasus pembangunan pusat perbelanjaan, mencakup penyusunan rancangan kontrak konstruksi dan simulasi negosiasi.
Yudhistira Priya Wardhana, salah satu anggota delegasi, menyampaikan bahwa kompetisi ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami penerapan hukum kontrak pada praktik bisnis.
BACA JUGA: UB Bekali Pekerja Migran di Taiwan Teknologi Vacuum Frying agar Siap Buka Usaha saat Pulang
“Bagi kami, tantangannya bukan hanya menyusun kontrak dengan klausul yang kuat secara hukum, tetapi juga memastikan setiap ketentuan dapat diterapkan dan mengakomodasi kepentingan para pihak. Proses ini mengajarkan kami untuk melihat persoalan dari berbagai perspektif,” ujarnya.
Meskipun dihadapkan pada keterbatasan waktu dan kesibukan masing-masing anggota, tim tetap menjaga konsistensi persiapan melalui koordinasi yang baik.
Menjelang babak final, intensitas persiapan ditingkatkan dengan berfokus pada penyempurnaan rancangan kontrak, evaluasi klausul, penguatan argumentasi hukum, serta pematangan strategi negosiasi.
Setiap pertemuan dimanfaatkan untuk menyelaraskan pemahaman dan memastikan kesiapan seluruh anggota tim.
Pada babak negosiasi, delegasi dituntut tidak hanya mampu mempertahankan kepentingan pihak yang diwakili. Tetapi juga memahami prioritas pihak lain, menelaah berbagai usulan. Dan, merumuskan kesepakatan yang dapat mengakomodasi kepentingan semua pihak secara berimbang.
Prestasi yang diraih delegasi FH UB diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang hukum bisnis dan kontrak komersial.
Capaian ini sekaligus mencerminkan pentingnya penerapan ilmu hukum dalam menghadapi persoalan praktis, serta kesiapan mahasiswa FH UB dalam menjawab kebutuhan dunia usaha yang terus berkembang.