Berikutnya, mereka menghadapi Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dari Thailand. Fajar/Fikri tercatat unggul 1-0 dalam pertemuan sebelumnya.
Rekor itu menjadi modal awal, tetapi pasangan Indonesia tetap harus mewaspadai permainan cepat lawan. Penguasaan area depan, pertahanan solid, dan komunikasi antarpemain akan penting untuk mempertahankan momentum.
Tiga Peluang, Tiga Tantangan Berbeda
Dari ketiga wakil Indonesia, Fajar/Fikri membawa modal kemenangan atas lawan yang akan dihadapi, sementara Alwi mempunyai rekor pertemuan seimbang melawan Antonsen. Putri pun pernah mengalahkan Wang, meski menghadapi pemain unggulan kedua.
Catatan tersebut memberi gambaran bahwa ketiganya memiliki pengalaman menghadapi tantangan masing-masing. Namun, tidak ada jaminan tiket semifinal bisa diraih hanya dengan mengandalkan hasil pertemuan terdahulu.
Indonesia membutuhkan penampilan konsisten dari ketiga wakilnya. Jika mampu mengelola tekanan dan menjalankan strategi dengan baik, peluang melangkah ke semifinal tetap terbuka.(*)