80 Peserta Ikuti Workshop FIA UB, Belajar Riset Saham hingga Financial Modeling

Rabu 14-10-2026,10:59 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID – Kemampuan menganalisis saham tidak cukup hanya dengan membaca pergerakan harga di pasar modal. Calon analis dan investor juga perlu menguasai riset berbasis data, pemodelan keuangan, serta cara menyampaikan hasil analisis secara sistematis.

Untuk membekali keterampilan tersebut, Galeri Investasi Investor Summit (GIIS) di bawah naungan Laboratorium Galeri Investasi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) menggelar Workshop Series GI Investor Summit 2026 bertajuk “Delve into Equity Research and Financial Modeling”.

Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom dalam dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada Sabtu, 5 September 2026, sedangkan sesi kedua pada Minggu, 13 September 2026. Kedua sesi berlangsung pukul 09.30–12.30 WIB dan diikuti 80 peserta dari kalangan mahasiswa Universitas Brawijaya, mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Indonesia, serta masyarakat umum.

Pada sesi pertama, Founder Republik Investor Hendra Wardana CFP CTA CSA CIB menyampaikan materi mengenai metodologi penyusunan equity research paper. Peserta mempelajari cara menggabungkan analisis kuantitatif, seperti kinerja keuangan perusahaan, dengan analisis kualitatif yang mencakup kondisi bisnis dan faktor makroekonomi.

Hendra juga menekankan pentingnya menentukan key value proposition sebagai inti laporan riset. Data pendukung diperlukan untuk memvalidasi asumsi dan memperkuat argumentasi agar analisis investasi lebih objektif dan tidak bergantung pada spekulasi.

Materi kemudian berlanjut pada teknik menyampaikan hasil riset melalui presentasi. Martin Aditya SM CSA CTA CIB membahas strategi pitching dan visualisasi hasil analisis agar informasi dapat disampaikan secara ringkas, terstruktur, dan mudah dipahami.

Peserta juga mempelajari cara menyusun slide presentasi yang efektif serta menghadapi sesi tanya jawab. Kemampuan merespons pertanyaan kritis mengenai risiko, asumsi, dan dasar pengambilan keputusan menjadi bagian penting dalam mempresentasikan hasil riset kepada dewan juri maupun audiens profesional.

Pada sesi kedua, Yogi Satrio Bagus RSA CSA membawakan materi mengenai penyusunan financial modeling atau pemodelan keuangan. Pembahasan meliputi perumusan asumsi, penyusunan proyeksi keuangan, analisis skenario dan sensitivitas, serta evaluasi model.

Melalui studi kasus, peserta diajak memahami cara membangun model keuangan yang akurat, dinamis, dan terintegrasi. Mereka juga mempelajari kesalahan umum dalam pemodelan serta pentingnya proses model review untuk memastikan model dapat diandalkan sebagai dasar analisis dan pengambilan keputusan investasi.

Rangkaian kegiatan mencakup pembukaan, sambutan, pemaparan materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, kuis, pembahasan studi kasus, penyerahan sertifikat, dan dokumentasi. Format tersebut memberi peserta kesempatan untuk memahami materi sekaligus menguji penerapannya dalam situasi praktis.


Workshop Series GI Investor Summit 2026 untuk membekali 80 peserta dengan keterampilan riset saham dan pemodelan keuangan. -FIA UB--

Melalui workshop ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam menganalisis saham, menyusun laporan riset ekuitas, membangun model keuangan, serta mempresentasikan hasil analisis melalui pitch deck berbasis data.

Penyelenggaraan Workshop Series GI Investor Summit 2026 juga menjadi bagian dari upaya FIA UB menghubungkan pembelajaran akademis dengan kebutuhan praktis di industri pasar modal. Keterlibatan praktisi memberi peserta gambaran mengenai proses analisis investasi, mulai dari pengolahan data dan penyusunan riset hingga pemodelan keuangan serta komunikasi hasil analisis.

Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu membentuk calon analis dan investor muda yang kritis, terukur, dan profesional dalam mengambil keputusan di tengah dinamika pasar modal.(kjsm)

Kategori :