UPDATE! Final FIFA Asean Cup 2026: INA vs THAI 0-0 di Babak Pertama, Berikut Statistiknya

Senin 05-10-2026,20:54 WIB
Reporter : Ulfa Mahfiroh
Editor : Ulfa Mahfiroh

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Timnas Indonesia vs Thailand berlangsung sengit pada babak pertama. Garuda tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dengan angka mencapai 68 persen, tetapi keunggulan tersebut belum berbuah gol. Thailand hanya menguasai 32 persen bola, namun tetap mampu memberikan ancaman melalui serangan balik. Hingga turun minum, skor masih 0-0.

Statistik pertandingan yang disiarkan Indosiar menunjukkan Indonesia lebih banyak mengendalikan jalannya permainan. Para pemain Garuda terlihat berusaha membangun serangan sejak menit awal dan menekan pertahanan Thailand.

Namun, dominasi tersebut belum cukup untuk membuka keunggulan. Thailand mampu menjaga organisasi pertahanannya dengan cukup rapat sehingga beberapa serangan Indonesia belum menghasilkan gol.

Indonesia Lebih Dominan dalam Penguasaan Bola

Sejak pertandingan dimulai, Indonesia langsung berusaha mengambil kendali permainan. Lini tengah Garuda aktif mengalirkan bola untuk mencari celah di pertahanan Thailand.

Penguasaan bola 68 persen menjadi gambaran bagaimana Indonesia lebih banyak memegang kendali permainan. Thailand yang hanya menguasai 32 persen bola lebih memilih menunggu dan mencari kesempatan untuk melancarkan serangan balik.

Indonesia tercatat melepaskan tujuh tembakan sepanjang babak pertama. Dari jumlah tersebut, dua tembakan mengarah tepat ke gawang Thailand.

Catatan itu menunjukkan Garuda cukup aktif menciptakan peluang. Hanya saja, penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah karena belum ada tembakan yang berhasil dikonversikan menjadi gol.

Dukungan suporter dari tribun juga membuat pertandingan berlangsung dalam atmosfer yang panas. Indonesia terus mencoba meningkatkan tekanan ketika memasuki area pertahanan Thailand.

Thailand Tetap Berbahaya

Meski kalah dalam penguasaan bola, Thailand bukan tanpa peluang. Skuad Gajah Perang tercatat melepaskan lima tembakan sepanjang babak pertama.

Satu di antaranya bahkan mengarah tepat ke gawang Indonesia. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Thailand tetap memiliki potensi membahayakan meski lebih banyak berada dalam tekanan.

Strategi serangan balik menjadi salah satu cara Thailand untuk keluar dari tekanan Indonesia. Ketika mendapatkan ruang, para pemain Thailand berusaha bergerak cepat menuju pertahanan Garuda.

Barisan pertahanan Indonesia sejauh ini mampu mengantisipasi ancaman tersebut. Disiplin dalam menjaga area pertahanan membuat Thailand belum mampu mencetak gol hingga babak pertama berakhir.

Thailand Lebih Banyak Melakukan Pelanggaran

Pertandingan dengan intensitas tinggi juga menghasilkan sejumlah pelanggaran. Indonesia tercatat melakukan tiga pelanggaran sepanjang babak pertama.

Sementara itu, Thailand melakukan 11 pelanggaran. Perbedaan tersebut menunjukkan bagaimana duel perebutan bola berlangsung cukup keras, terutama ketika Indonesia berusaha mempertahankan penguasaan bola.

Wasit juga harus menjaga pertandingan tetap terkendali dengan memberikan kartu kuning dalam laga tersebut.

Kategori :