Pep Guardiola Dikabarkan Kembali ke Etihad, Manchester City Hadapi Kasus Finansial

Minggu 04-10-2026,10:57 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

MANCHESTER, DISWAYMALANG.ID - Pep Guardiola berpeluang kembali menginjakkan kaki di Etihad Stadium dalam situasi yang jauh berbeda dari satu dekade terakhir. Bukan untuk memimpin Manchester City dari pinggir lapangan, melainkan untuk menunjukkan dukungan kepada klub yang pernah dibawanya meraih berbagai gelar.

Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu dikabarkan berencana hadir ketika Manchester City menghadapi Paris Saint-Germain dalam Liga Champions pada 14 Oktober 2026. Laporan tersebut muncul setelah klub dinyatakan bersalah oleh komisi independen Premier League dalam perkara pelanggaran aturan finansial.

Jika benar terjadi, kehadiran Guardiola akan menjadi simbol dukungan bagi Manchester City sekaligus momen emosional setelah ia meninggalkan kursi pelatih pada akhir musim 2025/2026. Guardiola menghabiskan 10 tahun di Etihad dan kemudian digantikan Enzo Maresca.

Guardiola Ingin Berada di Tengah Orang-orangnya

Menurut laporan yang dikutip sejumlah media Inggris, Guardiola telah menyampaikan keinginannya untuk kembali ke Etihad dan berada bersama orang-orang yang selama ini dekat dengannya di Manchester City.

Rencana tersebut disebut berkaitan dengan pertandingan Liga Champions melawan PSG pada 14 Oktober mendatang. Namun, sampai saat ini kehadiran Guardiola masih berupa laporan mengenai rencana atau niatnya, bukan konfirmasi resmi dari Manchester City.

Kembalinya Guardiola ke stadion akan memiliki makna khusus. Selama 10 tahun menangani City, ia mengubah klub tersebut menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Inggris dan Eropa.

10 Tahun, 20 Trofi Bersama Manchester City

Guardiola meninggalkan Manchester City setelah menjalani periode yang sangat sukses. Dalam satu dekade di Etihad, ia mempersembahkan 20 trofi.

Koleksinya mencakup enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions. Di bawah Guardiola, City juga mencatat sejarah dengan meraih treble pada musim 2022/2023.

Setelah Guardiola pergi, Manchester City menunjuk Enzo Maresca sebagai penggantinya. Maresca resmi menjadi manajer City pada 29 Juni 2026 dan memasuki musim pertamanya sebagai penerus Guardiola.

Manchester City Dinyatakan Bersalah

Rencana kembalinya Guardiola muncul ketika Manchester City tengah menghadapi salah satu periode paling berat dalam sejarah modern klub.

Pada 29 September 2026, komisi independen Premier League menyatakan Manchester City bersalah atas seluruh tuduhan terkait pelanggaran serius aturan finansial selama periode sembilan musim, dari 2009/2010 hingga 2017/2018. Komisi menyatakan City menggunakan sejumlah kontrak komersial yang dianggap tidak mencerminkan kesepakatan sebenarnya, menyampaikan laporan keuangan yang tidak akurat, serta melanggar batas pengeluaran.

Komisi juga menemukan sebagian besar tuduhan terkait kegagalan Manchester City bekerja sama dalam penyelidikan Premier League.

Kategori :