KADIN Malang Siap Kolaborasi dengan ICMI, Bidik UMKM hingga Pertanian

Sabtu 03-10-2026,15:02 WIB
Reporter : Agung Santoso
Editor : Agung Santoso

KEPANJEN, DISWAYMALANG.ID--Pelantikan pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Malang periode 2026–2031 tak hanya menjadi momentum pergantian kepengurusan.

Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Malang melihat ada ruang kolaborasi yang cukup besar untuk mendorong perekonomian daerah.

Menurut Ketua KADIN Kabupaten Malang Bambang Suryanto, kolaborasi antara KADIN dan ICMI sangat mungkin dilakukan. Terlebih, sejumlah anggota KADIN juga masuk dalam jajaran kepengurusan ICMI Kabupaten Malang.

Salah satunya Ketua ICMI Kabupaten Malang yang baru dilantik, Makhrus Sholeh. Selain memimpin ICMI, Makhrus juga merupakan bagian dari KADIN Kabupaten Malang dan menjabat Ketua HKTI Kabupaten Malang.

“Dengan pelantikan ICMI Kabupaten Malang ini, ke depan bisa berkolaborasi dengan KADIN. Karena anggota KADIN juga ada beberapa yang menjadi pengurus ICMI,” ujar Bambang kepada Disway Malang, Sabtu (3/10/2026).

BACA JUGA:ICMI Kabupaten Malang Resmi Dilantik, Makhrus Sholeh Siapkan Brain Trust untuk Pembangunan Daerah


Proses penandatangan Nota Kesepahaman antara KADIN dengan ICMI-agsant-diswaymalang

Menurutnya, kedekatan unsur pengusaha, cendekiawan dan pelaku sektor pertanian tersebut menjadi modal untuk menyusun program bersama. Bambang mengatakan, KADIN bersama ICMI akan membicarakan lebih detail program yang dapat dikerjakan secara kolaboratif. Arah program tersebut nantinya juga diupayakan selaras dengan agenda pembangunan Pemerintah Kabupaten Malang.

BACA JUGA:KADIN Kabupaten Malang Siapkan Kawasan Industri Terpadu dan AI Study Center untuk UMKM

“Ke depan akan bisa kita bahas bersama Ketua ICMI, membahas lebih detail program apa yang bisa kita kolaborasikan agar selaras dengan Pemerintah Kabupaten Malang,” katanya.

UMKM hingga Pertanian 

Salah satu sektor yang dinilai terbuka untuk dikerjakan bersama adalah pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). KADIN selama ini memiliki perhatian terhadap penguatan dunia usaha daerah. Sementara ICMI membawa kekuatan dari sisi keilmuan, gagasan dan jejaring para cendekiawan.

Pertemuan dua unsur tersebut diharapkan bisa melahirkan program yang tidak berhenti pada diskusi. Selain UMKM, sektor pertanian juga menjadi perhatian. Makhrus Sholeh yang juga dipercaya memimpin HKTI Kabupaten Malang dinilai memiliki irisan program yang cukup kuat dengan agenda pengembangan ekonomi daerah.

Dalam keterangannya seusai pelantikan, Makhrus menyebut pihaknya ingin mendorong pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Durian dan alpukat menjadi contoh komoditas yang menurutnya layak dikembangkan lebih serius. Kabupaten Malang memiliki banyak lahan dan basis petani yang dapat menjadi bagian dari pengembangan komoditas tersebut.

BACA JUGA:Malang Raya Menuju Megapolitan, Kadin Kabupaten Malang Dorong Kolaborasi Bisnis dan Digitalisasi

“Kami ingin di buah-buahan ini penting sekali. Seperti buah durian, buah alpukat, ini kan di banyak negara lain enggak ada. Nah, ini yang akan kita genjot karena nilai ekonominya tinggi,” ujar Makhrus kepada Disway Malang.

Tags :
Kategori :

Terkait