JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - Redmi Note 17 Pro 5G hadir sebagai model kelas menengah dalam keluarga Redmi Note 17 dengan sejumlah peningkatan, terutama baterai 8.340 mAh, pengisian cepat 67W, serta penyimpanan UFS 3.1. Namun, kenaikan harga juga diikuti pemangkasan pada sektor kamera dan chipset yang membuat performanya tidak lagi seagresif generasi sebelumnya.
Model ini merupakan penerus lini Pro yang selama beberapa generasi dikenal berada di posisi tengah. Tidak terlalu basic, tetapi juga belum menyentuh kelas paling mahal dalam keluarga Redmi Note.
Redmi Note 17 Pro 5G Punya Baterai 8.340 mAh
Dari sisi harga, Redmi Note 17 Pro 5G memiliki beberapa pilihan memori. Varian 8GB/256GB disebut berada di angka Rp5,999 juta, sedangkan selisih dengan varian RAM 6GB hanya sekitar Rp300 ribu.
Dengan perbedaan tersebut, varian 8GB/256GB dinilai lebih menarik karena memberikan kapasitas RAM lebih besar. Penyimpanan internalnya juga sudah menggunakan UFS 3.1, meningkat dibanding UFS 2.2 yang digunakan generasi sebelumnya.
Salah satu perubahan paling mencolok ada pada baterai. Redmi Note 17 Pro 5G membawa kapasitas 8.340 mAh, meningkat sekitar 30 persen dibanding generasi sebelumnya. Pengisian dayanya juga naik dari 45W menjadi 67W.
Xiaomi turut memberikan sejumlah fitur pendukung. Ponsel ini menggunakan Corning Gorilla Glass Victus 2, layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1.5K dengan refresh rate 120Hz, serta tingkat kecerahan hingga 3.500 nits.
Untuk perlindungan, Redmi Note 17 Pro 5G mengantongi rating IP69K. Ponsel ini juga mendukung NFC, eSIM, gyro hardware, serta sensor sidik jari di dalam layar.
Kamera 50MP dan Snapdragon 6S Gen 4 Jadi Sorotan
Sektor kamera justru menjadi bagian yang mengalami penurunan dibanding Redmi Note 15 Pro. Redmi Note 17 Pro 5G menggunakan kamera utama 50MP dengan OIS yang ditemani kamera ultrawide 8MP.
Hasil kameranya dinilai cukup untuk kebutuhan harian, dengan dynamic range yang masih baik dan foto malam yang relatif bersih dari noise. Namun, hasilnya disebut cenderung standar tanpa karakter yang terlalu menonjol.
Keterbatasan lebih terasa pada kemampuan perekaman video. Kamera belakang hanya mampu merekam hingga 1080p 30fps dan tidak dapat berpindah ke kamera ultrawide ketika merekam.
Kamera depan juga hanya mendukung perekaman 1080p 30fps. Kemampuan tersebut berada di bawah Redmi Note 17 Pro Max yang sudah mendukung perekaman 4K 30fps.
Dari sisi performa, Redmi Note 17 Pro 5G mengandalkan Snapdragon 6S Gen 4. Pengujian AnTuTu menghasilkan skor sekitar 879.000. Untuk gaming, performanya dinilai cukup lancar, meski beberapa game masih dibatasi pada frame rate tertentu.
Redmi Note 17 Pro 5G menjalankan HyperOS 3 dan dijanjikan mendapatkan pembaruan sistem operasi hingga empat tahun serta pembaruan keamanan selama enam tahun.
Selain itu, Xiaomi memberikan garansi tambahan pada periode first sale hingga akhir Oktober. Garansi tersebut mencakup beberapa perlindungan, termasuk penggantian layar, back cover, baterai, hingga liquid damage dengan ketentuan yang berlaku.
Pada akhirnya, Redmi Note 17 Pro 5G menawarkan kombinasi baterai besar, charging lebih cepat, layar berkualitas, dan penyimpanan lebih kencang. Namun, pemangkasan kamera serta chipset membuat posisinya sebagai ponsel kelas menengah perlu dipertimbangkan lebih matang dibanding generasi sebelumnya.(*)