--
Berdasarkan data BPS yang disampaikan Agung, produktivitas bawang putih nasional saat ini berada pada kisaran 6,39–8,16 ton per hektar. Sedangkan target produktivitas yang ditetapkan Menteri Pertanian mencapai 20 ton per hektar.
Untuk mengejar target tersebut, pemerintah menyiapkan dukungan melalui alokasi APBN untuk peningkatan produktivitas budidaya bawang putih secara bertahap. Pada 2026, pengembangan dilakukan di lahan seluas 5.000 hektare, meningkat menjadi 20.000 hektar pada 2027, 80.000 hektar pada 2028, dan 120.000 hektar pada 2029 dengan target produksi mencapai 630.000 ton.
Seiring dengan perluasan areal budidaya, kebutuhan pupuk juga diproyeksikan meningkat dari 5.250 ton pada 2026 menjadi 111.300 ton pada 2029 yang terdiri atas Urea, SP-36, dan KCl. Ketersediaan pupuk tersebut menjadi salah satu bagian penting untuk memastikan program pengembangan bawang putih berjalan optimal, bersama dukungan benih bermutu, teknologi budidaya, dan sarana produksi lainnya.
“Kami berharap dengan pendekatan teknologi, benih bermutu, produktivitas bawang putih bisa meningkat,” ujarnya.,” pungkas Agung. (kjsm)