FIFA ASEAN Cup 2026 Segera Mengudara, Ekspektasi Penonton Tertuju pada Kualitas Siaran

Kamis 17-09-2026,17:20 WIB
Reporter : Ulfa Mahfiroh
Editor : Ulfa Mahfiroh

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - FIFA ASEAN Cup 2026 segera memasuki fase yang dinantikan penonton sepak bola Asia Tenggara. Selain pertandingan di lapangan, kualitas siaran menjadi perhatian setelah EMTEK Media resmi ditunjuk sebagai broadcaster turnamen tersebut di Indonesia.

PSSI mengumumkan EMTEK Media sebagai pihak yang akan menyiarkan FIFA ASEAN Cup 2026. Sejumlah kanal televisi seperti SCTV, Indosiar, dan Moji disebut akan menjadi bagian dari jaringan penyiaran pertandingan.

Penunjukan tersebut langsung memunculkan respons dari netizen Tanah Air. Sebagian berharap pengalaman menyaksikan turnamen internasional kali ini dapat memberikan kualitas tayangan yang berbeda dibandingkan siaran sepak bola yang selama ini mereka saksikan.

Kekhawatiran terutama muncul pada aspek visual pertandingan. Netizen menyoroti penggunaan filter kamera serta pengaturan kontras dalam tayangan Liga Indonesia yang menurut mereka membuat gambar terlihat buram dan kurang tajam.

Respons tersebut membuat kualitas siaran menjadi salah satu topik yang ikut diperbincangkan menjelang FIFA ASEAN Cup 2026.

Turnamen Internasional Punya Standar Berbeda

Ada faktor yang membuat penonton masih memiliki alasan untuk berharap kualitas tayangan FIFA ASEAN Cup 2026 dapat tampil lebih baik.

Dalam transkrip disebutkan bahwa untuk turnamen internasional resmi, EMTEK biasanya menerima live feed visual utama langsung dari host broadcaster dengan standar FIFA.

Kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyiaran. Materi gambar pertandingan berasal dari sumber utama yang digunakan untuk kebutuhan turnamen internasional, sebelum kemudian disajikan kepada penonton melalui jaringan broadcaster di Indonesia.

Karena itu, kualitas siaran FIFA ASEAN Cup 2026 tidak bisa hanya dinilai berdasarkan pengalaman terhadap tayangan Liga Indonesia.

Pengalaman penonton terhadap kompetisi domestik memang menjadi alasan munculnya kekhawatiran. Namun, sumber visual untuk turnamen internasional menjadi salah satu faktor yang membedakannya.

Bagi penonton, hal tersebut tentu baru dapat dirasakan ketika pertandingan mulai mengudara. Kualitas gambar, ketajaman visual, hingga tampilan keseluruhan pertandingan akan menjadi hal yang bisa dinilai secara langsung.

Penonton Menunggu Tayangan Perdana

Respons netizen memperlihatkan bahwa ekspektasi terhadap sebuah turnamen tidak hanya berkaitan dengan hasil pertandingan. Cara pertandingan disajikan juga menjadi bagian dari pengalaman penonton.

EMTEK memiliki sejumlah kanal yang akan digunakan untuk menayangkan FIFA ASEAN Cup 2026. SCTV, Indosiar, dan Moji disebut dalam pengumuman mengenai penyiaran turnamen.

Dengan beberapa pilihan kanal tersebut, pertandingan dapat diikuti penonton melalui jaringan EMTEK. Namun, kualitas produksi tetap menjadi perhatian karena penonton memiliki pengalaman berbeda ketika menyaksikan tayangan sepak bola sebelumnya.

Kekhawatiran yang muncul saat ini belum bisa menjadi kesimpulan mengenai kualitas siaran FIFA ASEAN Cup 2026. Apalagi, turnamen internasional resmi memiliki sumber visual utama dari host broadcaster dengan standar FIFA.

Kategori :