Minum Es Bikin Pilek? Ini Penjelasan Medis dan Fakta Sebenarnya

Rabu 16-09-2026,10:03 WIB
Reporter : Fairuz Ainur Syafa Mustofa
Editor : Mohammad Khakim

MALANG, DISWAYMALANG.ID—Anggapan bahwa minum es dapat menyebabkan pilek masih dipercaya luas oleh masyarakat. Anak-anak bahkan sering dilarang mengonsumsi minuman dingin karena dianggap bisa memicu hidung tersumbat, batuk, atau flu.

Namun, secara medis, minuman dingin bukanlah penyebab langsung pilek. Pilek murni disebabkan oleh infeksi virus pada saluran pernapasan, dan suhu minuman tidak secara otomatis membuat seseorang terinfeksi.

Pilek Disebabkan oleh Virus, Bukan Es

Pilek (common cold) umumnya disebabkan oleh infeksi virus, terutama rhinovirus, sedangkan flu disebabkan oleh virus influenza. Keduanya menimbulkan gejala yang mirip, seperti hidung berair, bersin-bersin, sakit tenggorokan, batuk, hingga demam.

Penularan virus terjadi melalui percikan air liur (droplet), kontak jarak dekat dengan penderita, atau saat memegang permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh area wajah.

Jika seseorang mengalami pilek setelah minum es, hal itu bukan disebabkan oleh es yang dikonsumsi, melainkan karena tubuhnya memang sudah terpapar virus sebelumnya. Masa inkubasi virus pun membuat gejala tidak selalu langsung muncul sesaat setelah terpapar.

Alasan Tenggorokan Terasa Tidak Nyaman Usai Minum Es

Minuman dingin dapat memicu sensasi tertentu, terutama bagi individu yang sensitif terhadap suhu rendah. Beberapa orang mungkin merasakan tenggorokan kaku, nyeri sementara, atau dorongan untuk batuk setelah meneguk minuman yang sangat dingin.

Sensasi ini adalah reaksi fisik sementara terhadap suhu, bukan penanda adanya infeksi. Jika seseorang sedang mengalami radang tenggorokan, suhu dingin memang bisa memperburuk rasa tidak nyaman tersebut, tetapi es tetap bukan penyebab awal munculnya radang.

Apakah Suhu Dingin Menurunkan Kekebalan Tenggorokan?

Sebagian orang beranggapan bahwa es memicu penyempitan pembuluh darah di tenggorokan sehingga daya tahan lokal menurun dan virus mudah masuk. Namun, klaim ini perlu disikapi secara bijak.

Hingga saat ini, belum ada bukti medis kuat yang menunjukkan bahwa minum es dalam taraf wajar dapat menurunkan sistem imun tenggorokan secara signifikan hingga memicu infeksi.

Sistem kekebalan tubuh tidak melemah hanya karena suhu minuman. Risiko infeksi jauh lebih dipengaruhi oleh intensitas paparan virus, daya tahan tubuh secara umum, kebersihan tangan, kualitas tidur, serta pola hidup sehat.

Minum Es saat Sedang Sakit

 

Kategori :