FIFA ASEAN Cup Segera Dimulai, Kesiapan Indonesia Jadi Sorotan Jelang Kick Off

Kamis 10-09-2026,17:05 WIB
Reporter : Ulfa Mahfiroh
Editor : Andika Putra

JAKARTA, DISWAYMALANG.ID - FIFA ASEAN Cup segera memasuki pelaksanaan. Indonesia menjadi salah satu tuan rumah bersama Hongkong dan tengah menyiapkan dua stadion untuk menggelar pertandingan. Namun, menjelang turnamen, muncul rumor mengenai kemungkinan pembatalan penyelenggaraan di Indonesia.

Pertandingan dijadwalkan mulai pada tanggal 24. Indonesia mendapat porsi untuk menggelar 16 pertandingan yang akan berlangsung di Stadion GBK dan Stadion Si Jalak Harupat.

Kedua stadion tersebut telah dilakukan pengecekan dan dipersiapkan menjelang pertandingan. Kesiapan venue menjadi salah satu bagian penting karena jumlah laga yang akan digelar di Indonesia cukup banyak.

Stadion GBK dan Stadion Si Jalak Harupat nantinya menjadi tempat pertandingan selama turnamen berlangsung di Indonesia. Persiapan terus dilakukan menjelang dimulainya kompetisi Asia Tenggara tersebut.

Logo Resmi Mulai Diperkenalkan

Selain venue, FIFA juga telah mempublikasikan logo resmi FIFA ASEAN Cup. Logo tersebut menjadi identitas yang akan digunakan untuk turnamen baru di kawasan Asia Tenggara.

Desain logo mengusung bentuk trofi sebagai elemen utama. Di bagian atas trofi terdapat bola yang menggambarkan peta Asia Tenggara.

Tampilan tersebut memberikan gambaran identitas turnamen yang menggabungkan unsur sepak bola dengan kawasan Asia Tenggara. Logo resmi sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju penyelenggaraan yang semakin dekat.

Dengan jadwal pertandingan yang tinggal menghitung hari, kehadiran logo dan kesiapan venue menjadi dua hal yang mulai terlihat dalam persiapan FIFA ASEAN Cup.

Rumor Pembatalan Muncul

Di tengah persiapan tersebut, kabar mengenai kemungkinan pembatalan turnamen di Indonesia ikut mencuat. Rumor itu muncul setelah adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Kabar tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai kelanjutan Indonesia sebagai tuan rumah. Namun, sampai saat ini belum ada konfirmasi langsung mengenai pembatalan FIFA ASEAN Cup.

PSSI dan FIFA juga belum mengumumkan perubahan keputusan mengenai status Indonesia sebagai tuan rumah. Karena itu, rumor yang beredar belum dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa penyelenggaraan di Indonesia benar-benar dibatalkan.

Situasi tersebut membuat kesiapan Indonesia tetap menjadi perhatian menjelang pertandingan. Dua venue yang sudah dipersiapkan masih menjadi bagian dari rencana penyelenggaraan dengan total 16 pertandingan.

Stadion GBK dan Stadion Si Jalak Harupat menjadi lokasi yang disebut akan digunakan untuk pertandingan di Indonesia. Sementara itu, Hongkong juga menjadi bagian dari penyelenggaraan edisi pertama FIFA ASEAN Cup.

Dengan waktu menuju pertandingan yang semakin dekat, kepastian mengenai status tuan rumah menjadi hal yang ditunggu. Terlebih, rumor pembatalan muncul di tengah persiapan venue dan pengenalan identitas resmi turnamen.

Untuk saat ini, belum ada keputusan resmi yang menyatakan Indonesia kehilangan status sebagai tuan rumah. PSSI maupun FIFA juga belum menyampaikan perubahan terkait penyelenggaraan tersebut.

Kategori :