Kecepatan menjadi salah satu keunggulan, tetapi arah dan akurasi pukulan juga membuat lawan kesulitan.
Angka 438 kilometer per jam yang disebut dalam tayangan menjadi gambaran betapa kerasnya salah satu smash Jojo.
Namun, beberapa momen lainnya menunjukkan bahwa Jojo tidak selalu membutuhkan pukulan dengan kecepatan maksimal.
Smash silang dengan penempatan yang tepat juga bisa menjadi pembeda.
Lawan yang sudah mengantisipasi serangan keras tetap dapat dibuat kehilangan posisi ketika arah pukulan berubah.
Karena itu, smash Jonathan Christie bukan sekadar persoalan seberapa keras pukulan dilepaskan.
Kombinasi tenaga, lompatan, sudut serangan dan akurasi menjadi bagian dari senjata Jojo di lapangan.
Tak heran jika sejumlah pemain top pernah dibuat kewalahan ketika harus menghadapi serangan tersebut.
Lima nama di atas menjadi bagian dari deretan lawan yang pernah merasakan langsung kedahsyatan smash tunggal putra Indonesia tersebut.(*)