Lahan Hutan Perbatasan Pujon-Batu Terbakar, Dipicu Bakar Sampah Daun, Api Menjalar

Rabu 02-09-2026,15:04 WIB
Reporter : Panca Rachmad Pamungkas
Editor : Mohammad Khakim

BATU, DISWAYMALANG.ID—Sebuah insiden kebakaran lahan melanda kawasan perbukitan dan hutan di Payung, wilayah yang menjadi perbatasan vital antara Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang  dengan Kota Batu. Kebakaran yang terjadi pada kisaran pukul 10.20 WIB ini sempat memicu kekhawatiran warga dan pengguna jalan yang melintas, sebelum akhirnya berhasil dipadamkan secara cepat oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

​Informasi peristiwa kebakaran ini pertama kali mengemuka setelah adanya laporan warga yang diunggah melalui media sosial. Petugas pemadam yang memantau ranah digital bergerak sigap merespons laporan masuk yang tercatat pada pukul 10.51 WIB tersebut. Tanpa menunda waktu, tim pemadam kebakaran langsung meluncur ke titik lokasi guna mengendalikan kobaran api agar tidak meluas lebih jauh ke area vegetasi yang lebih lebat.

​Guna menjinakkan si jago merah, sebanyak dua unit armada mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, proses pemadaman berlangsung sangat responsif dan efisien. Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit, kobaran api yang membakar semak dan pepohonan di tebing-tebing dapat dilokalisasi serta dipadamkan secara total.

​"Dilihat dari video yang kami terima, penyebab kejadian diperkirakan dari orang bakar daun di gorong-gorong, terus ditinggal. Dari situ api menjalar ke atas tebing, yang memang kawasan hutan," kata Joko, salah satu petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi penanganan.

​Berdasarkan hasil pengamatan awal dan rekam gambar yang diterima pihak berwenang, insiden ini dipicu oleh kelalaian oknum warga. Pembakaran sampah daun kering di dalam gorong-gorong yang tidak diawasi hingga tuntas membuat percikan api dengan cepat tertiup angin dan merembet naik membakar tebing curam bervegetasi kering.

​Joko menambahkan bahwa dalam kondisi musim kemarau yang disertai suhu udara dingin khas kawasan pegunungan, warga lokal maupun pengguna jalan kerap membuat perapian atau membakar dedaunan kering untuk menghangatkan tubuh. Sayangnya, aktivitas tersebut sering kali tidak diimbangi dengan kewaspadaan dan tanggung jawab yang memadai.

​"Untuk itu, kalau melakukan aktivitas bakar-bakar dan mau ditinggal, pastikan api sudah mati sempurna. Karena kalau tidak mati sempurna, terpaan angin akan dengan cepat menjadikan api kembali membara dan membesar," tegas Joko mengingatkan.

​Pihak pemadam kebakaran mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran secara sembarangan, terutama di daerah rawan seperti kawasan hutan Payung perbatasan Pujon-Batu. Kelalaian kecil dapat berdampak fatal terhadap kelestarian lingkungan serta keselamatan pengguna jalan yang melintas di jalur strategis tersebut.

​Rangkuman Ringkas Kejadian

  • ​Lokasi: Kawasan Payung (Perbatasan Pujon – Kota Batu)
  • ​Waktu Kejadian: Pukul 10.00 – 11.00 WIB (Laporan masuk 10.51 WIB)
  • ​Penyebab: Pembakaran sampah daun di gorong-gorong yang ditinggalkan
  • ​Penanganan: 2 Unit Armada Damkar (Selesai dipadamkan dalam kurun waktu ~15 menit)
Kategori :