Muktamar ke-35 NU: Registrasi dan Penginapan Disiagakan 24 Jam

Rabu 26-08-2026,19:39 WIB
Reporter : Mohammad Khakim
Editor : Mohammad Khakim

JOMBANG, DISWAYMALANG.ID- Gelombang kedatangan peserta Muktamar ke-35 NU mulai terlihat di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026). Sehari sebelum pembukaan, panitia memperkuat layanan peserta untuk mengantisipasi kedatangan muktamirin dari berbagai daerah.

Salah satu layanan yang mendapat perhatian adalah registrasi peserta. Panitia membuka posko registrasi di lingkungan Madrasah Aliyah Bahrul Ulum dan menyiapkan petugas secara bergiliran sepanjang 24 jam.

Langkah serupa diterapkan pada layanan penginapan. Petugas tower atau asrama disiagakan dalam tiga shift sehingga peserta yang tiba pada malam hari maupun dini hari tetap dapat memperoleh layanan dan diarahkan menuju tempat istirahat masing-masing.

Peserta dari Luar Jawa Mulai Berdatangan

Sejumlah peserta memilih tiba lebih awal karena harus menempuh perjalanan panjang menuju Jombang. Salah satunya Masykuriyah, muktamirin asal Lampung Selatan yang telah tiba di kawasan Tambakberas sejak Selasa (25/8).

Ia menempuh perjalanan menggunakan bus selama beberapa hari sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi Muktamar dengan transportasi lain.

Kedatangan peserta dari berbagai daerah tersebut membuat panitia menerapkan sistem pelayanan yang fleksibel. Petugas registrasi bekerja berdasarkan pembagian shift untuk memastikan proses tetap berjalan ketika arus kedatangan meningkat.

Petugas registrasi Aulia Rohmah mengatakan peserta yang melakukan registrasi pada tahap awal diperkirakan sekitar 30 persen dari keseluruhan peserta.

"Untuk registrasi peserta Muktamar di Posko MABU dibuka pukul 10.00 WIB sesuai sistem. Saya berada di shift pertama, mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB. Estimasi peserta yang hadir hari ini kurang lebih 30 persen," ujarnya.

Penginapan Juga Siaga Sepanjang Hari

Tidak hanya registrasi, panitia juga menyiapkan sistem penerimaan peserta di sejumlah tower penginapan. Petugas bekerja dalam tiga shift, yakni pagi, siang, dan malam.

Kusuma Wardani, salah seorang petugas tower, mengatakan sistem tersebut dibuat agar peserta tetap dapat dilayani meski tiba di luar jam kedatangan umum.

"Sama seperti sistem registrasi peserta yang disiagakan 24 jam, petugas tower seperti saya juga disiagakan 24 jam. Sehingga meski para peserta Muktamar datang tengah malam, prosedur registrasi akan tetap berjalan normal," jelasnya.

Panitia memperkirakan arus kedatangan peserta akan meningkat pada Rabu malam hingga Kamis pagi, bertepatan dengan semakin dekatnya pembukaan Muktamar.

Untuk memudahkan mobilitas muktamirin, panitia juga menyiapkan armada golf car dan becak listrik. Kendaraan tersebut digunakan untuk mengantar peserta sekaligus membawa barang bawaan menuju lokasi penginapan atau tower yang telah ditentukan.

Pengamanan Diperketat

Aspek keamanan juga menjadi perhatian panitia. Sejumlah unsur pengamanan telah disiagakan di kawasan pesantren, termasuk kepolisian, Banser, Pagar Nusa, dan Sigap Bahrul Ulum.

Penjagaan dilakukan antara lain di gerbang utama pesantren. Pagar pembatas juga telah dipasang untuk membantu mengatur arus keluar-masuk peserta dan tamu.

Kategori :