Dewata Challenge Series merupakan bagian dari persiapan kedua klub sebelum menghadapi kompetisi resmi. Meski berstatus turnamen pramusim, pertandingan final tetap menjadi kesempatan untuk mengukur perkembangan skuad.
Bagi Persib, laga malam ini menjadi kesempatan mempertahankan keunggulan sekaligus menutup turnamen dengan trofi.
Sementara Bali United harus menunjukkan respons terbaik setelah berada dalam posisi tertinggal. Pemain dituntut tetap percaya diri meski target empat gol bukan pekerjaan mudah.
Pertandingan juga dapat menjadi kesempatan bagi pelatih untuk melihat kesiapan pemain, termasuk bagaimana mereka menghadapi tekanan dalam situasi pertandingan yang menentukan.
Persib Favorit, Tapi Bali United Belum Menyerah
Secara situasi, Persib memang berada di posisi yang lebih menguntungkan. Catatan hanya dua kebobolan dari enam pertandingan pramusim juga menjadi modal positif.
Namun, keunggulan tersebut tidak membuat hasil akhir otomatis terjamin. Bali United masih memiliki 90 menit untuk mencoba mengubah keadaan.
Gol cepat dapat membuat pertandingan berubah. Jika Bali United mampu mencetak gol pada fase awal, tekanan terhadap Persib akan meningkat.
Sebaliknya, jika Persib mampu mempertahankan gawangnya, waktu akan menjadi keuntungan bagi Maung Bandung.
Final Dewata Challenge Series malam ini akhirnya menjadi pertarungan dengan misi berbeda. Persib berusaha mempertahankan keunggulan, sementara Bali United mengejar comeback besar.
Siapa yang akan mengangkat trofi? Jawabannya akan ditentukan setelah peluit panjang dibunyikan malam ini.(*)