Namun, status tuan rumah tidak otomatis menjamin kemenangan. Indonesia tetap harus menunjukkan performa terbaik untuk mengamankan posisi pertama Grup A.
Status FIFA Jadi Perhatian
FIFA ASEAN Cup 2026 juga menarik karena berlangsung pada periode jeda internasional September. Jika pertandingan tersebut tercatat sebagai pertandingan internasional resmi sesuai ketentuan FIFA, klub akan mengikuti aturan pelepasan pemain yang berlaku untuk agenda tersebut.
Situasi ini berpotensi memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk memanggil pemain yang berkarier di luar negeri. Meski demikian, keputusan mengenai pemain yang dipanggil tetap berada di tangan tim pelatih dan federasi.
Dampaknya terhadap ranking FIFA juga akan bergantung pada status resmi pertandingan serta formula perhitungan poin FIFA. Karena itu, besaran tambahan poin dari setiap kemenangan belum dapat ditentukan hanya berdasarkan perkiraan.
Dengan format baru tersebut, FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi turnamen yang menarik untuk diikuti. Indonesia memiliki keuntungan bermain di kandang, tetapi harus menghadapi persaingan ketat bersama Malaysia, India, dan Singapura.
Jika ingin tampil di final Premier Division, skuad Garuda tidak cukup hanya mengandalkan nama besar. Indonesia harus mampu menyelesaikan fase grup sebagai pemuncak klasemen sebelum mendapatkan kesempatan memperebutkan trofi.(*)