Launching PGRI Power, Bupati Malang Berharap Guru Makin Profesional, Inovatif, Mahir AI

Sabtu 01-08-2026,13:51 WIB
Reporter : Agung Santoso
Editor : Agung Pamujo

PAKISAJI, DISWAYMALANG.ID--Bupati Malang HM Sanusi berharap Kabupaten Malang makin banyak memiliki guru yang profesional, inovatif dan mahir kecerdasan buatan atau AI. Hal ini ia ampaikan saat menghadiri Launching dan Trainer Of Trainers (ToT) PGRI Power bagi Pengurus Cabang dan Guru-guru Persekolahan PGRI se Kabupaten Malang berlokasikan di Aula Gedung PGRI Kabupaten Malang, Sabtu (1/8).

Pada kesempatan itu, Bupati mengutip pesan Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hadjar Dewantara, "Bahwa setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah." Kalimat sederhana ini mengingatkan, bahwa pendidikan bukan sekadar proses mentransfer ilmu pengetahuan, melainkan ikhtiar membangun peradaban. 

Sanusi pun menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PGRI Kabupaten Malang atas penyelenggaraan kegiatan ini. Menurut ia, ToT PGRI POWER ini bukan hanya sebuah agenda organisasi. "(Kegiatan ini merupakan) langkah strategis untuk memperkuat kapasitas guru dalam menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang,” tutur Bupati Malang.

BACA JUGA:Rosidah, Pelaku UMKM dari Sumenep Sukses Membesarkan Usaha Gula Merah dan Berkembang Berkat KUR BRI


Bupati Sanusi saat menyampaikan sambutan dalam acara Launching PGRI Power-Agsant-diswaymalang.id

Lebih lanjut Bupati Malang menyampaikan bahwa saat ini perubahan era berlangsung begitu cepat. Teknologi berkembang dalam hitungan bulan, kecerdasan buatan semakin akrab dalam kehidupan sehari-hari, dan cara belajar anak-anak pun berubah. 

Namun, lanjut ia, ada satu hal yang tidak akan pernah berubah, yaitu bahwa pendidikan yang berkualitas selalu lahir dari guru yang berkualitas. "Teknologi dapat menghadirkan informasi dalam hitungan detik, tetapi tidak mampu menggantikan keteladanan, kasih sayang, kebijaksanaan, dan sentuhan nurani seorang guru,” katanya.

Bupati Malang berharap kegiatan ini menjadi titik awal lahirnya guru-guru penggerak yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga kokoh dalam integritas dan pengabdian.

Pada kesempatan yang baik ini, Bupati Malang berpesan untuk menjadikan peningkatan kompetensi sebagai budaya kerja. Guru harus terus belajar, memperbarui wawasan, menguasai teknologi, dan mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif agar mampu melahirkan peserta didik yang adaptif terhadap perubahan zaman;

Di sisi lain, Bupati juga berharap para guru untuk memperkuat pendidikan karakter sebagai fondasi utama. "Kita tidak hanya ingin melahirkan generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga generasi yang jujur, berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, memiliki semangat gotong royong, dan cinta tanah air. Inilah bekal utama menuju Indonesia Emas 2045,” tandas Bupati Malang 

Bupati Malang juga mengingatkan untuk memanfaatkan transformasi digital secara bijaksana. Jadikan teknologi sebagai alat untuk meningkatkan mutu pembelajaran, memperluas akses pengetahuan, serta memperkuat kreativitas peserta didik. Namun, jangan pernah melupakan pendidikan etika, empati, dan budi pekerti yang menjadi ciri utama pendidikan Indonesia;

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Malang meyakini bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi paling berharga. "Jalan menuju Kabupaten Malang yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing dimulai dari ruang-ruang kelas yang dipenuhi guru-guru yang berdedikasi. Karena itu, kami akan terus memperkuat sinergi dengan PGRI sebagai mitra strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan,” pungkas Bupati Malang

Tags :
Kategori :

Terkait