Ia menyebut sejumlah destinasi seperti Kayutangan Heritage, kampung tematik, hingga pasar tradisional masih menjadi magnet utama wisatawan. Sementara layanan Malang City Tour (Macito) juga terus diminati dengan 25.840 penumpang sepanjang 2025, sedangkan hingga lima bulan pertama 2026 telah melayani 12.650 penumpang.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat okupansi hotel di Kota Malang rata-rata mencapai 57,8 persen. Pada momentum penyelenggaraan berbagai event nasional maupun internasional, tingkat hunian hotel bahkan meningkat hingga 70 persen, dan beberapa hotel tercatat mencapai okupansi penuh.
BACA JUGA:Paripurna DPRD Kota Malang Soroti Kekosongan Jabatan, Wali Kota Percepat Pemetaan Talenta ASN
General Manager The Alana Hotel Malang, Sistho A. Sreshtho, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Malang dalam memperkuat industri pariwisata dan perhotelan melalui kolaborasi lintas sektor.